Migrasi dari CoreOS Container Linux (CL) ke Fedora CoreOS (FCOS)
Fedora CoreOS adalah penerus resmi CoreOS Container Linux, yang telah mencapai akhir masa pakai pada 26 Mei 2020. Halaman ini berupaya mendokumentasikan perbedaan antara CL dan FCOS untuk mempermudah transisi ke FCOS.
Pendahuluan
Untuk bermigrasi dari CL ke FCOS, Anda harus mengonversi Container Linux Config lama, konfigurasi Ignition, atau berkas cloud-config Anda menjadi sebuah konfigurasi Butane dan menyesuaikan isinya untuk FCOS. Karena banyak detail konfigurasi yang berubah, Anda sebaiknya merujuk ke halaman ini dan isu migrasi CL di GitHub.
Perubahan instalasi
Perubahan berikut telah dilakukan pada proses instalasi:
-
Skrip
coreos-installtelah digantikan dengancoreos-installer. Fungsinya serupa. -
Parameter baris perintah kernel
coreos.autologinsaat ini tidak didukung di FCOS. Untuk keperluan pemulihan akses, tersedia instruksi di sini. -
Platform CL tertentu, seperti Vagrant, belum didukung di FCOS. Rujuk ke halaman Unduhan untuk melihat jenis image yang tersedia.
Perubahan paket perangkat lunak
-
etcdtidak disertakan di FCOS. Rujuk ke Menjalankan etcd untuk instruksi menjalankannya sebagai kontainer di FCOS. -
flanneltidak disertakan di FCOS. -
Runtime kontainer Podman disertakan di FCOS dan merupakan runtime kontainer yang direkomendasikan. Runtime kontainer rkt tidak disertakan.
-
FCOS tidak memiliki mekanisme yang direkomendasikan untuk memilih versi
docker. -
Konfigurasi jaringan sekarang ditangani oleh NetworkManager, bukan lagi
systemd-networkd. -
Untuk sinkronisasi waktu, gunakan
chronydsebagai penggantintpdatausystemd-timesyncd. -
Pembaruan otomatis sekarang dikoordinasikan oleh Zincati, sebagaimana dijelaskan dalam dokumentasi Zincati. Mekanisme rollback (melalui grub) kini disediakan oleh
rpm-ostree. -
Fungsionalitas manajer reboot (
locksmith) telah digabungkan ke dalam Zincati. -
Alat
update-ssh-keystidak disediakan di FCOS. sshd menggunakan sebuah program pembantu untuk membaca berkas kunci secara langsung dari~/.ssh/authorized_keys.d.
Perubahan konfigurasi
Saat menulis konfigurasi Butane, perhatikan perubahan berikut:
-
coreos-metadatasekarang adalah Afterburn. Prefiks nama variabel metadata berubah dariCOREOS_menjadiAFTERBURN_, dan nama platform berikut juga berubah:-
EC2sekarang menjadiAWS -
GCEsekarang menjadiGCPUntuk informasi lebih lanjut, lihat dokumentasi Afterburn.
-
-
Secara bawaan, FCOS tidak mengizinkan login menggunakan kata sandi melalui SSH. Kami merekomendasikan mengonfigurasi kunci SSH sebagai gantinya. Jika diperlukan, Anda dapat mengaktifkan autentikasi kata sandi SSH.
-
Karena
usermodbelum berfungsi penuh di FCOS, terdapat grupdockerdi berkas/etc/group. Ini adalah langkah sementara untuk memfasilitasi transisi yang mulus ke FCOS. Tim sedang mengupayakanusermodyang lebih fungsional, dan pada saat itu grupdockertidak akan lagi disertakan secara bawaan. Lihat isu grup docker. -
Tidak ada cara untuk membuat direktori di bawah direktori
/. Perubahan dibatasi pada/etcdan/var. Rujuk dokumentasi untuk nodestoragepada konfigurasi Butane untuk detail tentang penulisan direktori dan berkas ke FCOS. -
Konfigurasi Butane tidak lagi memiliki bagian terpisah untuk konfigurasi jaringan. Gunakan bagian
filespada Butane untuk menuliskan sebuah berkas key NetworkManager sebagai gantinya.
Catatan operator
-
FCOS menyediakan stabilitas dengan upaya terbaik, dan mungkin sesekali menyertakan regresi atau perubahan yang menyebabkan ketidakcocokan untuk beberapa kasus penggunaan atau beban kerja tertentu.
-
CL memiliki tiga saluran rilis:
alpha,beta, danstable. Sementara itu, aliran rilis produksi FCOS adalahnext,testing, danstable, dengan semantik yang sedikit berbeda. -
Secara umum, pembatasan SELinux berfungsi sama seperti di Fedora.
-
Untuk menerapkan konfigurasi Ignition sebagai bagian dari image PXE ("custom OEM" dalam terminologi CL), ikuti prosedur yang sama seperti pada CL, tetapi letakkan berkas
config.igndi direktori root arsip. -
Di CL, data metrik/telemetri dikumpulkan oleh mekanisme pembaruan. Di FCOS, node dihitung (tanpa pengenal unik) melalui mekanisme Count Me.
-
Klien CLI cloud tidak disertakan di FCOS. Ada inisiatif untuk membuat sebuah kontainer “tools” yang dapat dijalankan di FCOS.
-
Saat membuka berkas yang sudah ada di dalam direktori sticky, perilakunya berbeda dengan CL. Lihat commit systemd terkait.
-
CL membiarkan Simultaneous Multi-Threading (SMT) tetap aktif namun menyarankan pengguna untuk menonaktifkannya jika sistem mereka rentan terhadap masalah tertentu seperti L1TF atau MDS. Secara bawaan, FCOS secara otomatis menonaktifkan SMT pada sistem yang rentan.
-
Secara umum,
dockermenggunakan konfigurasi bawaan dari Fedora, yang berbeda dalam banyak hal. Secara khusus, logging driver diatur kejournalddan fitur live-restore diaktifkan.
Catatan implementasi
-
Sistem berkas bawaan pada CL adalah
ext4. Pada FCOS, sistem berkas bawaan berubah menjadixfs. -
Sementara CL menggunakan aktivasi soket systemd untuk
sshd, FCOS menjalankansshdsecara otomatis saat sistem dinyalakan. -
CL memiliki “partisi OEM” di
/usr/share/oemdengan konfigurasi GRUB yang dapat disesuaikan oleh pengguna dan beberapa alat tambahan, namun FCOS tidak memiliki fitur ini.
Want to help? Learn how to contribute to Fedora Docs ›