Pembaruan Otomatis

Ben Cotton, Petr Bokoc, Jean-Baptiste Holcroft, Rowan Puttergill Version F41 and newer Last review: 2026-05-10
Fedora dapat secara otomatis mengunduh dan menginstal pembaruan menggunakan dnf-automatic. Halaman ini membahas cara memutuskan apakah pembaruan otomatis cocok untuk sistem Anda, cara menyiapkannya, dan cara menyesuaikan perilakunya.

Memutuskan apakah akan menggunakan pembaruan otomatis

Tidak ada satu jawaban pasti untuk pertanyaan apakah akan menggunakan pembaruan otomatis, karena hal ini bergantung pada sistem dan kebutuhan Anda. Aturan umum yang berguna:

Jika sistem adalah server kritis yang tidak dapat mentoleransi downtime tak terencana, jangan gunakan pembaruan otomatis. Jika tidak, Anda dapat menggunakannya.

Meski demikian, menjaga sistem tetap mutakhir merupakan bagian penting dari keamanan, dan pembaruan otomatis dapat membantu memastikan Anda tidak melewatkan pembaruan penting. Jika Anda memutuskan untuk tidak menggunakan pembaruan otomatis, pastikan untuk menerapkan pembaruan secara manual secara berkala atau pertimbangkan untuk menyiapkan lingkungan pengujian dan integrasi untuk memvalidasi pembaruan sebelum menerapkannya ke sistem produksi. Anda juga dapat menggunakan mirroring repositori untuk menguji pembaruan pada sistem nonkritis sebelum menerapkannya ke produksi.

Alasan untuk menggunakan pembaruan otomatis

  • Anda kemungkinan tidak akan menerapkan pembaruan secara manual secara berkala.

  • Sistem tidak kritis dan downtime tak terencana sesekali dapat diterima.

  • Anda dapat mengakses sistem secara fisik jika pembaruan menyebabkan masalah.

  • Anda memiliki backup yang memadai untuk semua data penting di sistem.

Alasan untuk menghindari pembaruan otomatis

  • Sistem menyediakan layanan kritis yang tidak dapat menerima downtime tidak terjadwal.

  • Anda menggunakan perangkat lunak kustom, hasil kompilasi, atau pihak ketiga dengan persyaratan versi paket yang ketat.

  • Anda menggunakan kernel kustom atau modul kernel pihak ketiga. Anda dapat mengatasinya dengan mengecualikan pembaruan kernel, yang merupakan default dalam dnf.conf Fedora.

  • Lingkungan Anda memerlukan prosedur change-control formal.

  • Anda menggunakan repositori DNF pihak ketiga yang mungkin bertentangan dengan versioning Fedora.

  • Pembaruan pada paket seperti OpenSSL atau server database dapat menimbulkan efek tak terduga pada layanan yang bergantung padanya.

  • Pembaruan kernel tidak berlaku sampai sistem di-reboot, dan pembaruan layanan mungkin memerlukan restart. Memperbarui sistem tanpa reboot dapat menciptakan periode ketika sistem tampak sudah diperbarui tetapi perbaikannya belum aktif.

Menyiapkan dnf-automatic

dnf-automatic tidak terinstal secara default. Instal dengan:

$ sudo dnf install dnf-automatic

Mengonfigurasi automatic.conf

dnf-automatic membaca konfigurasinya dari /etc/dnf/automatic.conf. Secara default, ia mengunduh pembaruan tetapi tidak menginstalnya. Buka file untuk menyesuaikan ini:

$ sudo nano /etc/dnf/automatic.conf

Untuk mengunduh, menginstal, dan reboot bila diperlukan:

[commands]
apply_updates=True
reboot=when-needed

Hilangkan reboot=when-needed untuk membiarkan reboot dilakukan oleh Anda. Lihat dokumentasi dnf-automatic untuk daftar opsi lengkap.

Mengaktifkan timer

Setelah dikonfigurasi, aktifkan dan jalankan timer systemd:

$ sudo systemctl enable --now dnf-automatic.timer

Periksa bahwa timer berjalan:

$ systemctl status dnf-automatic.timer
Fedora menandatangani paket dengan kunci GPG (GNU Privacy Guard) dan mengaktifkan gpgcheck secara default di /etc/dnf/dnf.conf, sehingga DNF memverifikasi setiap pembaruan yang diinstal otomatis sebelum instalasi. Kualitas pembaruan adalah hal yang terpisah. Setiap paket melalui proses QA, tetapi selalu ada kemungkinan bahwa suatu pembaruan menimbulkan masalah. Memantau sistem Anda setelah pembaruan tetap merupakan praktik yang baik.

Memantau pembaruan

Periksa apa yang telah diinstal oleh dnf-automatic dengan memantau file log /var/log/dnf5.log.

Untuk menerima notifikasi email setelah setiap eksekusi, tambahkan yang berikut ke /etc/dnf/automatic.conf:

[emitters]
emit_via = email

[email]
# The address to send email messages from.
email_from = root@localhost.com

# List of addresses to send messages to.
email_to = root

# Name of the host to connect to to send email messages.
email_host = localhost

Ganti root dengan alamat yang Anda inginkan untuk menerima laporan, dan localhost dengan alamat server SMTP Anda.

Menyesuaikan perilaku pembaruan

Mode hanya-unduh atau hanya-notifikasi

Jika Anda lebih memilih meninjau pembaruan sebelum menginstalnya, setel apply_updates=False di /etc/dnf/automatic.conf. dnf-automatic kemudian akan mengunduh pembaruan tanpa menerapkannya, dan dapat memberi tahu Anda melalui email. Opsi dalam automatic.conf mengontrol seluruh rentang perilaku, termasuk hanya-notifikasi tanpa mengunduh. Lihat referensi opsi dnf-automatic untuk detailnya.

Penjadwalan

Secara default, dnf-automatic.timer berjalan sekali sehari. Untuk mengubah kapan ia berjalan, ubah timer dengan menggunakan instruksi pada halaman Memahami dan mengelola systemd.

Perlindungan lain saat pembaruan tertunda

Jika Anda menjeda atau menunda pembaruan otomatis, pertimbangkan tindakan pencegahan tambahan: firewall berbasis host dengan menggunakan firewalld, memantau log sistem untuk mendeteksi intrusi, dan me-restart layanan yang memerlukannya setelah pembaruan diterapkan.

Alat alternatif

auter adalah alternatif untuk dnf-automatic yang menawarkan fleksibilitas lebih dalam penjadwalan dan mendukung menjalankan skrip kustom sebelum dan sesudah pembaruan, termasuk reboot otomatis.

$ sudo dnf install auter

Edit /etc/auter/auter.conf untuk mengonfigurasinya. auter tidak dijadwalkan secara default. Tambahkan jadwal untuk --prep (pra-unduh) dan --apply (instal pembaruan) menggunakan contoh di /etc/cron.d/auter.

Untuk menjalankan auter segera untuk pengujian:

$ auter --apply

Untuk menonaktifkan auter agar tidak berjalan, termasuk dari job cron mana pun:

$ auter --disable