Instalasi Menggunakan Anaconda

Bab ini memberikan petunjuk langkah demi langkah untuk menginstal Fedora menggunakan penginstal Anaconda. Sebagian besar bab ini menjelaskan instalasi menggunakan antarmuka pengguna grafis. Mode teks juga tersedia untuk sistem tanpa tampilan grafis, tetapi mode ini terbatas pada aspek tertentu (misalnya, partisi kustom tidak mungkin dalam mode teks).

Jika sistem Anda tidak memiliki kemampuan untuk menggunakan mode grafis, Anda dapat:

  • Use Kickstart to automate the installation as described in Automating the Installation with Kickstart

  • Perform the graphical installation remotely by connecting to the installation system from another computer with a graphical display using the VNC (Virtual Network Computing) protocol - see Installing Using VNC

Pengantar Anaconda

Installer Fedora, Anaconda, berbeda dari kebanyakan program instalasi sistem operasi lain karena sifatnya yang paralel. Kebanyakan installer mengikuti jalur tetap: Anda harus memilih bahasa Anda terlebih dahulu, kemudian Anda mengkonfigurasi jaringan, kemudian jenis instalasi, kemudian partisi, dll. Biasanya hanya ada satu cara untuk melanjutkan pada waktu tertentu.

Dalam Anaconda Anda pertama hanya diminta untuk memilih bahasa dan lokal, dan kemudian Anda disajikan dengan layar utama, di mana Anda dapat mengkonfigurasi sebagian besar aspek instalasi dalam urutan apapun yang Anda suka. Hal ini tidak berlaku untuk semua bagian dari proses instalasi, namun - misalnya, ketika menginstal dari lokasi jaringan, Anda harus mengkonfigurasi jaringan sebelum Anda dapat memilih paket untuk menginstal.

Beberapa layar akan dikonfigurasi secara otomatis tergantung pada perangkat keras Anda dan jenis media yang Anda gunakan untuk memulai penginstalan. Anda masih dapat mengubah setelan yang terdeteksi di layar apa pun. Layar yang belum dikonfigurasi secara otomatis, dan karena itu memerlukan perhatian Anda sebelum Anda memulai instalasi, ditandai dengan tanda seru. Anda tidak dapat memulai proses instalasi aktual sebelum Anda selesai mengkonfigurasi pengaturan ini.

Perbedaan tambahan muncul di layar tertentu; terutama proses partisi kustom sangat berbeda dari distribusi Linux lainnya. Perbedaan ini dijelaskan dalam sub bagian layar.

Konsol dan Pencatatan Log selama Instalasi

Bagian berikut ini menjelaskan cara mengakses log dan shell interaktif selama penginstalan. Hal ini berguna ketika memecahkan masalah, tetapi seharusnya tidak diperlukan dalam banyak kasus.

Mengakses Konsol

Installer Fedora menggunakan terminal multiplexer tmux untuk menampilkan dan mengontrol beberapa jendela yang dapat Anda gunakan selain antarmuka utama. Setiap jendela ini melayani tujuan yang berbeda - mereka menampilkan beberapa log yang berbeda, yang dapat digunakan untuk memecahkan masalah apapun selama instalasi, dan salah satu jendela menyediakan prompt shell interaktif dengan hak root, kecuali prompt ini secara khusus dinonaktifkan dengan menggunakan suatu opsi boot atau suatu perintah Kickstart.

Secara umum, tidak ada alasan untuk meninggalkan lingkungan instalasi grafis default kecuali jika Anda perlu untuk mendiagnosa masalah instalasi.

Terminal multiplexer berjalan di konsol virtual 1. Untuk beralih dari lingkungan instalasi aktual ke tmux, tekan Ctrl+Alt+F1. Untuk kembali ke antarmuka instalasi utama yang berjalan di konsol virtual 6, tekan Ctrl+Alt+F6.

Jika Anda memilih instalasi mode teks, Anda akan mulai di konsol virtual 1 (tmux), dan beralih ke konsol 6 akan membuka prompt shell bukan antarmuka grafis.

Konsol yang menjalankan tmux memiliki 5 jendela yang tersedia; isinya dijelaskan dalam tabel di bawah ini, bersama dengan pintasan papan tik yang digunakan untuk mengaksesnya. Perhatikan bahwa pintasan papan tik punya dua bagian: pertama tekan Ctrl+b, kemudian lepaskan kedua tombol, dan tekan tombol angka untuk jendela yang ingin Anda gunakan.

Anda juga dapat menggunakan Ctrl+b n dan Ctrl+b p untuk beralih ke jendela tmux berikutnya atau sebelumnya.

Table 1. Jendela tmux yang Tersedia
Pintasan Isi

Ctrl+b 1

Jendela program instalasi utama. Berisi prompt berbasis teks (selama instalasi mode teks atau jika Anda menggunakan mode langsung VNC), dan juga beberapa informasi debug.

Ctrl+b 2

Prompt shell interaktif dengan hak root.

Ctrl+b 3

Log instalasi; menampilkan pesan yang disimpan di /tmp/anaconda.log.

Ctrl+b 4

Log penyimpanan; menampilkan pesan yang terkait perangkat penyimpanan dari kernel dan layanan sistem, disimpan dalam /tmp/storage.log.

Ctrl+b 5

Log program; menampilkan pesan dari utilitas sistem lain, disimpan dalam /tmp/program.log.

In addition to displaying diagnostic information in tmux windows, Anaconda also generates several log files, which can be transferred from the installation system. These log files are described in Troubleshooting.adoc#sect-troubleshooting-log-files, and directions for transferring them from the installation system are available in Troubleshooting.adoc#sect-troubleshooting-transferring-logs.

Menyimpan Tangkapan Layar

Anda dapat menekan Shift+Print Screen setiap saat selama instalasi grafis untuk menangkap layar saat ini. Tangkapan layar ini disimpan ke /tmp/anaconda-screenshots.

Additionally, you can use the autostep --autoscreenshot command in a Kickstart file to capture and save each step of the installation automatically. See autostep (optional) - Go Through Every Screen for details.

Instalasi dalam Mode Teks

Penginstalan mode teks menawarkan antarmuka interaktif dan non-grafis untuk menginstal Fedora. Ini mungkin berguna pada sistem tanpa kemampuan grafis; namun, Anda harus selalu mempertimbangkan alternatif yang tersedia sebelum memulai instalasi berbasis teks. Mode teks terbatas dalam jumlah pilihan yang dapat Anda buat selama instalasi.

There are two alternatives to text mode which can both be used even if the installation system does not have a graphical display. You can either connect to the installation system using VNC and perform an interactive graphical installation remotely (see Installing Using VNC), or you can create a Kickstart file to perform the installation automatically (see Automating the Installation with Kickstart).

Menu utama selama instalasi berbasis teks.
Figure 1. Instalasi Mode Teks

Instalasi dalam mode teks mengikuti pola yang mirip dengan instalasi grafis: Tidak ada satu kemajuan yang tetap; Anda dapat mengonfigurasi banyak pengaturan dalam urutan apa pun yang Anda inginkan menggunakan layar status utama. Layar yang telah dikonfigurasi, baik secara otomatis atau oleh Anda, ditandai sebagai [x], dan layar yang memerlukan perhatian Anda sebelum instalasi dapat mulai ditandai dengan [!]. Perintah yang tersedia ditampilkan di bawah daftar opsi yang tersedia.

Batas penginstalan mode teks interaktif meliputi:

  • Penginstal akan selalu menggunakan bahasa Inggris dan tata letak papan tik bahasa Inggris AS. Anda dapat mengonfigurasi setelan bahasa dan papan ketik, namun setelan ini hanya akan diterapkan ke sistem yang terinstal, bukan ke penginstalan.

  • Anda tidak dapat mengkonfigurasi metode penyimpanan canggih (LVM, perangkat lunak RAID, FCoE, zFCP, dan iSCSI).

  • Tidak mungkin untuk mengkonfigurasi partisi kustom; Anda harus menggunakan salah satu pengaturan partisi otomatis. Anda juga tidak dapat mengkonfigurasi dimana boot loader akan diinstal.

To start a text mode installation, boot the installation with the inst.text boot option used either at the boot command line in the boot menu, or in your PXE server configuration. See Booting_the_Installation.adoc#chap-booting-the-installation for information about booting and using boot options.

Instalasi di Antarmuka Pengguna Grafis

Antarmuka instalasi grafis adalah metode yang disukai secara manual menginstal Fedora. Hal ini memungkinkan Anda kontrol penuh atas semua pengaturan yang tersedia, termasuk partisi kustom dan konfigurasi penyimpanan canggih, dan juga dilokalkan untuk banyak bahasa selain bahasa Inggris, memungkinkan Anda untuk melakukan seluruh instalasi dalam bahasa yang berbeda. Mode grafis digunakan secara default ketika Anda boot sistem dari media lokal (CD, DVD, atau USB flash drive).

Bagian di bawah ini mendiskusikan setiap layar yang tersedia dalam proses instalasi. Catatan bahwa karena paralelnya installer, sebagian besar layar tidak harus diselesaikan dalam urutan yang dijelaskan di sini.

Setiap layar dalam antarmuka grafis berisi tombol Help. Tombol ini membuka peramban bantuan Yelp yang menampilkan bagian dari Panduan Instalasi Fedora yang relevan dengan layar saat ini.

Anda juga dapat mengontrol penginstal grafis dengan papan tik. Gunakan Tab dan Shift+Tab untuk siklus melalui elemen kontrol aktif (tombol, kotak centang, dll) pada layar saat ini, tombol panah Up dan Down untuk menggulir daftar, dan Left dan Right untuk menggulir melalui bilah alat horisontal atau entri tabel. Space atau Enter dapat digunakan untuk memilih atau menghapus butir yang disorot dari pilihan dan untuk mengembang dan menguncupkan menu drop-down.

Selain itu, elemen di setiap layar dapat dijungkitkan menggunakan pintasan masing-masing. Pintasan ini disorot (digarisbawahi) saat Anda menekan tombol Alt; untuk menjungkit elemen tersebut, tekan Alt+X, dimana X adalah huruf yang disorot.

Tata letak papan tik Anda saat ini ditampilkan di sudut kanan atas. Hanya satu tata letak yang dikonfigurasi secara default; jika Anda mengkonfigurasi lebih dari tata letak di layar Tata Letak Papan Tik (Tata Letak Papan Tik), Anda dapat beralih di antara mereka dengan mengklik indikator tata letak.

Layar Selamat Datang dan Pemilihan Bahasa

Layar pertama yang ditampilkan seketika setelah installer grafis dimulai adalah layar Selamat Datang.

Tangkapan Layar dari layar Selamat Datang menunjukkan opsi pemilihan bahasa.
Figure 2. Layar Selamat Datang

Pertama, pilih bahasa yang Anda sukai di kolom sisi kiri, lalu pilih lokal dari kolom sebelah kanan. Anda dapat memakai ruas masukan teks di pojok kiri bawah untuk mencari bahasa Anda daripada memeriksa daftar lengkap yang berisi lebih dari 70 bahasa.

Bahasa yang Anda pilih pada layar ini akan dipakai selama instalasi, and itu juga akan dipakai pada sistem terpasang secara baku. Anda dapat mengubah bahasa untuk sistem yang dipasang nanti, tapi sekali Anda mengklik Lanjutkan pada layar ini, Anda tidak akan bisa kembali dan mengubah bahasa yang dipakai dalam installer itu sendiri.

Satu bahasa diprapilih secara baku pada puncak daftar. Bila akses jaringan dikonfigurasi pada titik ini (sebagai contoh, Anda mem-boot dari suatu server jaringan bukan dari media lokal), bahasa yang diprapilih akan ditentukan berbasis pada deteksi lokasi otomatis memakai modul GeoIP. Sebagai alternatif, bila Anda memakai opsi inst.lang= pada baris perintah boot atau dalam konfigurasi server PXE Anda, bahasa ini akan dipilih secara baku, tapi Anda masih dapat mengubahnya.

Setelah Anda memilih bahasa dan lokal Anda, klik Lanjutkan untuk mengonfirmasi pilihan Anda dan meneruskan ke Ringkasan Instalasi.

Bila Anda memasang suatu versi prarilis Fedora, sebuah pesan akan ditampilkan setelah Anda mengklik Lanjutkan memperingatkan Anda tentang status prarilis dari media instalasi Anda. Klik Saya terima nasib untuk melanjutkan instalasi, atau Keluarkan saya dari sini untuk keluar instalasi dan mereboot sistem Anda.

Ringkasan Instalasi

Layar Ringkasan Instalasi adalah lokasi pusat untuk menyiapkan suatu instalasi. Kebanyakan opsi yang dapat dikonfigurasi selama instalasi dapat diakses dari sini.

Layar Ringkasan Instalasi
Figure 3. Ringkasan Instalasi

Jika Anda menggunakan opsi Kickstart atau opsi boot untuk menentukan repositori instalasi pada jaringan, namun tidak ada jaringan yang tersedia di awal penginstalan, penginstal akan menampilkan layar Konfigurasi Jaringan bagi Anda untuk mengatur koneksi jaringan sebelum menampilkan layar Ringkasan Instalasi.

Layar ringkasan terdiri dari beberapa tautan ke layar lain, dipisahkan ke dalam kategori. Tautan-tautan ini bisa dalam keadaan yang berbeda, yang ditunjukkan secara grafis:

  • Sebuah simbol peringatan (segitiga kuning dengan tanda seru) di samping ikon berarti bahwa layar memerlukan perhatian Anda sebelum Anda memulai instalasi. Hal ini biasanya terjadi dengan layar Tujuan Instalasi, karena meskipun ada varian partisi otomatis default, Anda selalu harus setidaknya mengkonfirmasi pilihan ini, bahkan jika Anda tidak ingin membuat perubahan.

  • Bila suatu tautan diwarnai kelabu, itu berarti bahwa penginstal saat ini mengonfigurasi bagian ini, dan Anda harus menunggu konfigurasi selesai sebelum mengakses layar itu. Ini biasanya terjadi ketika Anda mengubah sumber instalasi di layar Sumber Instalasi dan penginstal memeriksa lokasi sumber baru dan mengumpulkan daftar paket yang tersedia.

  • Layar dengan teks hitam dan tanpa simbol peringatan berarti layar ini tidak memerlukan perhatian Anda. Anda masih dapat mengubah pengaturan dalam layar-layar ini, tapi tidak perlu untuk melengkapi instalasi. Ini biasanya terjadi dengan pengaturan pelokalan, karena ini dideteksi secara otomatis, atau disiapkan pada layar sebelumnya saat Anda memilih bahasa dan lokal.

Suatu pesan peringatan ditampilkan di dasar layar ringkasan, dan tombol Mulai Instalasi diwarnai kelabu, selama paling tidak satu butir belum dikonfigurasi.

Suatu tangkapan layar dari beberapa ikon dalam layar Ringkasan Instalasi
Figure 4. Keadaan Ikon dalam Ringkasan Instalasi

Setiap layar juga memiliki teks penjelasan di bawah judulnya, menampilkan pengaturan yang saat ini dikonfigurasi dalam layar itu. Teks ini mungkin disingkat; dalam hal itu, gerakkan kursor tetikus Anda di atasnya dan tunggu sampai tooltip dengan teks lengkap muncul.

Suatu entri dalam Ringkasan Instalasi menampilkan deskripsi terpotong dan suatu tooltip dengan teks lengkap.
Figure 5. Tooltip dalam Ringkasan Instalasi

Sekali Anda mengonfigurasi semua yang diperlukan untuk instalasi, Anda dapat menekan tombol Mulai Instalasi untuk mulai memasang Fedora. Ini akan membawa Anda ke Kemajuan Konfigurasi dan Instalasi. Perhatikan bahwa seperti yang dikatakan oleh teks di bawah tombol ini, tidak ada yang akan ditulis ke hard disk Anda sebelum Anda menekan tombol ini. Anda dapat menekan Keluar kapan pun; ini akan membuang semua perubahan yang Anda buat dalam installer sampai saat ini dan mem-boot ulang sistem.

Tanggal & Waktu

Layar Tanggal & Waktu memungkinkan Anda mengonfigurasi pengaturan terkait waktu dan tanggal untuk sistem Anda. Layar ini secara otomatis dikonfigurasi berbasis pengaturan yang Anda pilih dalam Layar Selamat Datang dan Pemilihan Bahasa, tapi Anda dapat mengubah pengaturan tanggal, waktu, dan lokasi sebelum Anda memulai instalasi.

Tangkapan Layar dari layar Tanggal & Waktu
Figure 6. Tanggal & Waktu

Pertama, pilih Wilayah Anda memakai menu drop down di pojok kiri atas layar. Kemudian, pilih Kota Anda, atau kota terdekat ke lokasi Anda di zona waktu yang sama. Memilih suatu lokasi spesifik membantu {PRODUCTS} memastikan bahwa waktu Anda selalu ditata dengan benar termasuk perubahan waktu otomatis untuk daylight savings time bila berlaku.

Anda juga dapat memilih suatu zona waktu relatif to Greenwich Mean Time (GMT) tanpa menata lokasi Anda ke suatu wilayah spesifik. Untuk melakukan itu, pilih Etc sebagai wilayah Anda.

The list of cities and regions comes from the Time Zone Database (tzdata) public domain, which is maintained by the Internet Assigned Numbers Authority (IANA). The Fedora Project can not add cities or regions into this database. You can find more information at the IANA official website.

Saklar berlabel Waktu Jaringan di pojok kanan atas layar dapat dipakai untuk memfungsikan atau menonaktifkan sinkronisasi waktu memakai Network Time Protocol (NTP). Memfungsikan opsi ini akan menjaga waktu sistem Anda benar selama sistem dapat mengakses internet. Secara baku, empat pool NTP dikonfigurasi; Anda dapat menambahkan yang lain dan menonaktifkan atau menghapus yang baku dengan mengklik tombol roda gerigi di sebelah saklar.

Suatu jendela dialog yang mengizinkan Anda menambah atau menghapus pool NTP dari konfigurasi sistem Anda
Figure 7. Dialog tambah dan menandai untuk penggunaan server NTP

Bila Anda menonaktifkan sinkronisasi waktu jaringan, kendali di dasar layar akan menjadi aktif, dan Anda akan dapat menata waktu dan tanggal saat ini secara manual.

Setelah mengonfigurasi pengaturan waktu dan tanggal Anda, tekan tombol Selesai di pojok kiri atas untuk kembali ke Ringkasan Instalasi.

Tata Letak Papan Ketik

Layar Tata Letak Papan Tik memungkinkan Anda menyiapkan satu atau lebih tata letak papan tik untuk sistem Anda dan suatu cara untuk berpindah antar mereka. Satu tata letak papan tik dikonfigurasi secara otomatis berbasis pada pilihan Anda dalam Layar Selamat Datang dan Pemilihan Bahasa, tapi Anda dapat mengubah tata letak ini dan menambahkan yang lain sebelum Anda memulai instalasi.

Tata letak papan tik adalah suatu pengaturan terpisah dari bahasa sistem, dan dua pengaturan ini dapat dicampur sesuai kehendak Anda.

Semua pengaturan yang dikonfigurasi dalam layar ini akan tersedia pada sistem yang diinstal, dan mereka juga akan seketika tersedia di dalam installer. Anda dapat memakai ikon papan tik di pojok kanan atas sebarang layar, atau saklar papan tik yang Anda konfigurasi dalam layar ini, untuk berputar antara tata letak yang Anda konfigurasi.

Layar konfigurasi tata letak papan tik
Figure 8. Tata Letak Papan Ketik

Separuh kiri layar berisi sebuah jendela dengan daftar semua tata letak yang saat ini terkonfigurasi. Urutan ditampilkannya tata letak penting - urutan yang sama akan dipakai ketika bertukar antar tata letak, dan tata letak pertama dalam daftar akan menjadi baku pada sistem Anda.

Ruas teks di sisi kanan layar dapat dipakai untuk menguji tata letak yang saat ini dipilih.

Anda dapat mengklik suatu tata letak dalam daftar untuk menyorotnya. Di dasar daftar, ada sekumpulan tombol:

  • Tombol + menambah tata letak baru. Ketika Anda menekan tombol ini, suatu jendela terbuka dengan daftar dari semua tata letak yang tersedia, dikelompokkan menurut bahasa. Anda dapat menemukan suatu tata letak dengan meramban daftar, atau Anda dapat memakai bilah pencarian di dasar jendela ini. Ketika Anda menemukan tata letak yang ingin Anda tambahkan, sorot itu dan tekan Tambah.

  • Tombol - menghapus tata letak yang saat ini disorot.

  • Tombol naik dan turun dapat dipakai untuk memindah tata letak yang disorot naik atau turun dalam daftar.

  • Tombol papan tik membuka suatu jendela baru yang menawarkan representasi visual dari tata letak yang disorot.

Bila Anda memakai suatu tata letak yang tidak bisa menerima karakter Latin, seperti misalnya Rusia, Anda disarankan untuk juga menambahkan tata letak Inggris (Amerika Serikat) dan mengonfigurasi suatu kombinasi papan tik untuk berpindah antar kedua tata letak. Bila Anda hanya memilih suatu tata letak tanpa karakter Latin, Anda mungkin tidak bisa memasukkan kata sandi root dan kredensial pengguna nanti dalam proses instalasi. Ini bisa menghalangi Anda menyelesaikan instalasi.

Anda juga dapat mengonfigur suatu pemindahan papan tik yang dapat dipakai untuk memutar antar tata letak yang tersedia. Untuk melakukannya, klik tombol Opsi pada sisi kanan layar. Dialog Opsi Pergantian Tata Letak akan membuka, mengizinkan Anda mengonfigur satu atau lebih tombol atau kombinasi tombol untuk berpindah. Pilih satu atau lebih kombinasi tombol memakai kotak-kotak centang di sebelah mereka, dan klik OK untuk mengonfirmasi pilihan Anda.

Setelah Anda selesai mengonfigurasi tata letak papan tik dan pergantian, klik Selesai di pojok kiri atas untuk kembali ke xrefsect-installation-gui-installation-summary[Ringkasan Instalasi].

Dukungan Bahasa

Layar Dukungan Bahasa memungkinkan Anda mengonfigurasi pengaturan bahasa untuk sistem Anda. Bahasa baku ditentukan oleh pilihan Anda dalam Layar Selamat Datang dan Pemilihan Bahasa dan dukungan untuk bahasa ini tidak dapat dihapus. Anda hanya bisa menambahkan bahasa lain, yang akan tersedia pada sistem yang diinstall - tidak selama instalasi.

Bila Anda ingin mengubah bahasa baku, atau bahasa yang dipakai selama instalasi, Anda mesti mem-boot ulang sistem Anda, memulai installer lagi, dan memilih bahasa lain dalam Layar Selamat Datang dan Pemilihan Bahasa.

Menambahkan dukungan bagi bahasa lain tidak secara otomatis mengonfigurasi tata letak papan tik yang terkait. Tata letak adalah pengaturan terpisah yang dikonfigurasi dalam Tata Letak Papan Tik.

Layar konfigurasi bahasa. Sisi kiri menunjukkan bahwa paling tidak satu varian bahasa Inggris dan Perancis telah dipilih; kolom kanan menunjukkan bahwa Perancis (Perancis) dan Perancis (Kanada) dipilih dalam grup Perancis yang saat ini disorot.
Figure 9. Dukungan Bahasa

Panel kiri memuat sebuah daftar grup bahasa yang tersedia seperti misalnya Inggris atau Bulgaria. Bila paling tidak satu bahasa dari grup dipilih, suatu tanda centang akan ditampilkan di sebelah grup, dan entri daftar akan disorot. Ini memungkinkan Anda dengan mudah melihat bahasa-bahasa mana yang telah Anda konfigurasi dukungannya.

Untuk menambahkan dukungan bagi satu atau lebih bahasa tambahan, klik sebuah grup di panel kiri, lalu pilih satu atau lebih variasi wilayah di panel kanan memakai kotak centang di sebelah entri daftar. Ulangi proses ini untuk semua bahasa yang ingin Anda install dukungannya.

Enabling support for some languages (typically languages which use non-Latin script) will install additional packages - for example, enabling support for one or more languages from the Arabic group will also install the arabic-support package group. For more information about packages, see Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-software-selection.

Sekali Anda telah membuat pilihan, klik Selesai di pojok kiri atas untuk kembali ke Ringkasan Instalasi.

Sumber Instalasi

Layar Sumber Instalasi memungkinkan Anda untuk menyatakan suatu lokasi (lokal atau pada jaringan) dari mana paket akan diunduh dan dipasang pada sistem Anda. Layar ini akan dikonfigurasi secara otomatis pada kebanyakan kasus, tapi Anda dapat mengubah pengaturan Anda atau menambahkan sumber.

Normally, when you first enter the Installation Summary screen, the installer will attempt to configure an installation source based on the type of media you used to boot. The full Fedora Server DVD will configure the source as local media, the netinst ISO image will configure the closest network mirror, etc. This process takes some time, especially if the default source is a network mirror. If you plan to use a custom installation source, use the inst.askmethod boot option to skip the initial configuration; this will allow you to enter this screen immediately. See Specifying the Installation Source for information about boot options.

Layar Sumber Instalasi
Figure 10. Sumber Instalasi

Opsi-opsi berikut tersedia. Catat bahwa tidak semua mungkin ditampilkan.

Media instalasi yang terdeteksi otomatis

Opsi ini dipilih secara baku bila Anda memulai installer dari media yang memuat suatu sumber instalasi, seperti misalnya DVD live. Tidak ada konfigurasi tambahan yang diperlukan. Anda dapat mengklik tombol `Verifikasi`untuk memeriksa integritas media.

Berkas ISO

Opsi ini akan muncul bila program instalasi mendeteksi sebuah hard disk yang terpartisi dengan sistem berkas yang dapat dikait selama boot. Pilih opsi ini, klik tombol Pilih sebuah ISO, dan ramban ke lokasi berkas ISO instalasi pada sistem Anda. Anda dapat mengklik tombol Verifikasi untuk memeriksa integritas berkas.

Pada jaringan

Gunakan opsi ini untuk mengunduh paket-paket yang akan dipasang dari lokasi jaringan sebagai pengganti media lokal. Ini adalah pilihan baku pada media instalasi jaringan.

Dalam kebanyakan kasus, opsi Cermin terdekat yang tersedia dari menu drop down pemilihan protokol lebih disukai. Bila opsi ini dipilih, paket-paket bagi sistem Anda akan diunduh dari lokasi (cermin) yang paling cocok.

Untuk mengonfigurasi secara manual suatu sumber instalasi berbasis jaringan, gunakan menu drop down untuk menyatakan protokol yang akan dipakai ketika mengunduh paket. Pengaturan ini bergantung pada server yang ingin Anda pakai. Lalu, ketikkan alamat server (tanpa protokol) ke dalam ruas alamat. Bila Anda memilih NFS, ruas masukan ke dua akan muncul dimana Anda dapat menyatakan opsi mount NFS ubahan.

Ketika memilih suatu sumber instalasi NFS, Anda mesti menyatakan alamat dengan karakter titik dua (:) yang memisahkan nama host dari path. Sebagai contoh:

server.example.com:/path/to/directory

Untuk mengonfigurasi suatu proksi bagi sumber HTTP atau HTTPS, klik tombol Penyiapan proksi. Centang Fungsikan proksi HTTP dan ketikkan URL ke dalam kotak URL Proksi. Bila server proksi memerlukan autentikasi, centang Gunakan Autentikasi dan masukkan nama pengguna dan kata sandi Anda. Klik OK untuk menyelesaikan konfigurasi.

Bila URL HTTP atau HTTPS Anda mengacu ke sebuah daftar cermin, tandai kotak centang di bawah ruas alamat.

You can also specify additional repositories in the Additional repositories section to gain access to more installation environments and software add-ons. All environments and add-ons will be available for selection in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-software-selection once you finish configuring the sources.

Untuk menambahkan repositori, klik tombol +. Untuk menghapus sebuah repositori, pilih satu dalam daftar dan klik tombol -. Klik ikon panah untuk memulihkan ke daftar repositori sebelumnya, yaitu mengganti entri saat ini dengan yang ada pada saat Anda masuk layar Sumber Instalasi. Untuk mengaktifkan atau menonaktifkan sebuah repositori, klik kotak centang dalam kolom Difungsikan pada setiap entri dalam daftar.

Anda dapat menamai repositori tambahan Anda dan mengonfigurnya dengan cara yang sama dengan repositori primer pada jaringan memakai ruas masukan pada sisi kanan bagian.

Sekali Anda telah membuat pilihan, klik Selesai di pojok kiri atas untuk kembali ke Ringkasan Instalasi.

Pemilihan Perangkat Lunak

Layar Pemilihan Perangkat Lunak memungkinkan Anda memilih suatu Lingkungan Dasar dan Add-on. Opsi-opsi ini mengendalikan paket-paket perangkat lunak mana yang akan dipasang pada sistem Anda selama proses instalasi.

Layar ini hanya tersedia bila Sumber Instalasi dikonfigurasi secara benar dan hanya setelah installer mengunduh metadata paket dari sumber.

It is not possible to select specific packages during a manual installation. You can only select pre-defined environments and add-ons. If you need to control exactly which packages are installed, you must use a Kickstart file and define the packages in the %packages section. See Automating the Installation with Kickstart for information about Kickstart installations.

Ketersediaan lingkungan dan add-on bergantung pada sumber instalasi. Bakunya, pilihan bergantung pada media instalasi yang Anda pakai untuk memulai instalasi; image instalasi Fedora Server akan punya lingkungan dan add-on yang dapat dipilih yang berbeda dengan, misalnya, image Fedora Cloud. Anda dapat mengubah ini dengan mengonfigurasi suatu sumber instalasi lain yang memuat lingkungan yang berbeda.

Layar Pemilihan Perangkat Lunak. Pada sisi kiri
Figure 11. Pemilihan Perangkat Lunak

Untuk mengonfigurasi pemilihan perangkat lunak Anda, pertama pilih suatu lingkungan pada sisi kiri layar. Hanya satu lingkungan yang dapat dipilih, bahkan bila tersedia lebih. Lalu, pada sisi kanan layar, pilih satu atau lebih add-on yang ingin Anda pasang dengan menandai kotak centang di sebelah setiap add-on.

Daftar add-on dibagi menjadi dua oleh sebuah garis horisontal. Add-on di atas garis ini didefinisikan sebagai bagian dari lingkungan yang Anda pilih; bila Anda memilih suatu lingkungan yang berbeda, add-on yang tersedia di sini akan berubah. Add-on yang ditampilkan di bawah pemisah tidak spesifik ke lingkungan yang Anda pilih.

Environments and add-ons are defined using a comps.xml file in your installation source (for example, in the repodata/ directory on the full Fedora Server installation DVD). Review this file to see exactly which packages will be installed as part of a certain environment or add-on. For more information about the comps.xml file, see %packages (required) - Package Selection.

Setelah Anda selesai mengonfigurasi tata letak papan tik dan pergantian, klik Selesai di pojok kiri atas untuk kembali ke Ringkasan Instalasi.

Tujuan Instalasi

Layar Tujuan Instalasi memungkinkan Anda mengonfigurasi opsi penyimpanan - yaitu, disk mana saja yang akan dipakai sebagai target instalasi untuk instalasi Fedora Anda. Paling tidak satu disk mesti selalu dipilih agar instalasi dapat berlanjut.

Untuk informasi tentang teori dan konsep di belakang pemartisian disk dalam Linux, lihat Skema Pemartisian yang Direkomendasikan.

Jika Anda berencana untuk menggunakan disk yang sudah berisi sebagian data - misalnya, jika Anda ingin mengecilkan partisi Microsoft Windows yang ada dan menginstal Fedora sebagai sistem kedua atau jika Anda memutakhirkan rilis Fedora sebelumnya, pastikan untuk membuat cadangan data penting terlebih dahulu. Memanipulasi partisi selalu membawa risiko - jika prosesnya terputus atau gagal karena alasan apa pun (kesalahan penginstal, kegagalan perangkat keras, pemadaman listrik, dll.), data apa pun yang sudah ada di disk bisa menjadi tidak mungkin untuk dipulihkan.

Layar Tujuan Instalasi. Tersedia dua disk standar lokal
Figure 12. Tujuan Instalasi

Di bagian atas layar, semua perangkat penyimpanan yang tersedia secara lokal (hard drive SATA, IDE, dan SCSI, USB flash drive, dll.) ditampilkan di bagian Disk Standar Lokal. Disk lokal terdeteksi ketika penginstal dimulai - semua perangkat penyimpanan yang terhubung setelah penginstalan dimulai tidak akan ditampilkan.

If you need to configure additional local storage devices, select I will configure partitioning and press Done to move to Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning. Then, connect any new hard drives you want to make available during the installation, and press the button marked by a circular arrow in the set of controls below the list of mount points on the left side of the screen. In the dialog window that opens, press Rescan Disks and wait until the scanning process completes. Then, press OK to return to Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning; all detected disks including any new ones will be displayed in the Local Standard Disks section.

The Specialized & Network Disks section below shows advanced network storage (such as iSCSI and FCoE disks) currently configured. When you first open this screen, no such devices will be displayed because they can not be automatically detected; to search for network storage devices Add a disk button and proceed with Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-installation-destination. Any network storage you configure will then show up in the Specialized & Network Disks the same way local disks are shown above.

Semua perangkat penyimpanan yang akan digunakan untuk menginstal Fedora memiliki ikon lingkaran hitam dengan tanda centang putih. Disk yang tidak ditandai oleh ikon ini tidak akan digunakan selama instalasi - mereka akan diabaikan jika Anda memilih partisi otomatis, dan mereka tidak akan tersedia di partisi manual.

Perangkat penyimpanan USB seperti flash drive dan disk eksternal akan ditampilkan di Disk Standar Lokal, dan mereka akan tersedia untuk pemilihan dengan cara yang sama seperti hard drive internal. Pastikan untuk tidak memilih penyimpanan yang dapat dilepas sebagai target instalasi kecuali Anda benar-benar ingin melakukannya. Jika Anda secara tidak sengaja menggunakan drive yang dapat dilepas untuk menginstal Fedora dan mencabutnya, sistem Anda kemungkinan akan menjadi tidak dapat digunakan.

Pemilihan disk dalam layar Tujuan Instalasi. Dua disk ditampilkan; hanya satu yang di sisi kanan akan dipakai
Figure 13. Disk yang Dipilih dan Tidak Dipilih

Setelah Anda memilih semua disk yang ingin Anda pasangi Fedora, pilih satu dari dua opsi dalam bagian Opsi Penyimpanan Lain:

  • Secara otomatis mengkonfigurasi partisi - Jika opsi ini dipilih, maka setelah Anda menekan`Selesai` di sudut kiri atas layar, penginstal akan menentukan jumlah total ruang pada semua disk yang dipilih, dan itu akan membuat tata letak Logical Volume Management (LVM) yang cocok untuk sistem Anda. Spesifikasi tata letak ini tergantung pada apakah sistem Anda menggunakan firmware UEFI atau BIOS, jumlah total ruang kosong pada disk Anda, dan jumlah RAM pada sistem Anda (yang menentukan ukuran ruang swap Anda).

    Dengan pemartisian otomatis, Anda juga dapat memilih opsi Saya ingin menyediakan ruang tambahan di bawah. Gunakan opsi ini jika Anda ingin mendapatkan kembali ruang dari tata letak partisi yang ada - misalnya, jika disk yang ingin Anda gunakan sudah berisi sistem operasi yang berbeda, dan Anda ingin membuat partisi sistem ini lebih kecil untuk memberikan lebih banyak ruang untuk Fedora. Dialog Bebaskan ruang yang terbuka jika opsi ini dipilih dijelaskan nanti di bagian ini.

  • Saya akan mengkonfigurasi partisi - Pilih opsi ini dan tekan Selesai di sudut kiri atas layar untuk mengkonfigurasi tata letak partisi sistem Anda secara manual. Ini membutuhkan pengetahuan tentang teori di balik partisi disk dan konsep terkait, tetapi memberi Anda kontrol penuh atas cara sistem akan diinstal. Untuk instruksi untuk mempartisi manual, lihat Pemartisian Manual.

Additionally, you can select Encrypt my data; this will encrypt all partitions except the ones needed to boot the system (such as /boot) using Linux Unified Key Setup (LUKS). Encrypting your hard drive is recommended. For detailed information about LUKS encryption, see the Fedora Security Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/.

If you lose the LUKS passphrase, any encrypted partitions and the data on them will become completely inaccessible. There is no way to recover a lost passphrase. However, if you perform a Kickstart installation, you can save encryption passphrases and create backup encryption passphrases during the installation. See Automating the Installation with Kickstart for information about Kickstart installations.

To control which one of your selected storage devices will contain the boot loader, click the Full disk summary and bootloader link in the bottom left corner of the screen, and follow the instructions in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning-bootloader. Note that while in most cases it is sufficient to leave the boot loader in the default location, some configurations (for example, systems which require chain loading from another boot loader) will require the boot drive to be specified manually.

Setelah Anda memilih perangkat penyimpanan, pilih antara partisi otomatis dan manual, konfigurasikan lokasi enkripsi dan boot loader, tekan Selesai di sudut kiri atas layar. Kemudian, tergantung pada pengaturan Anda, hal berikut akan terjadi:

  • Jika Anda memilih untuk mengenkripsi hard drive Anda, dialog Frasa Sandi Enkripsi Disk akan muncul. Masukkan frasa sandi yang Anda pilih ke dalam bidang Frasa Sandi dan` Konfirmasi`. Ketika Anda melakukannya, frasa sandi akan dievaluasi secara otomatis dan kekuatannya akan ditampilkan, bersama dengan saran tentang bagaimana membuatnya lebih kuat jika penginstal telah menilainya lemah. Untuk informasi tentang membuat kata sandi yang kuat, lihat Panduan Keamanan Fedora.

  • Jika Anda memilih partisi otomatis dan Saya ingin menyediakan ruang tambahan, atau jika tidak ada cukup ruang kosong pada hard drive yang Anda pilih untuk menginstal Fedora, dialog` Bebaskan Ruang` akan muncul. Dialog ini mencantumkan semua perangkat disk yang telah Anda konfigurasi dan semua partisi pada perangkat tersebut. Sudut kanan bawah dialog menampilkan informasi tentang berapa banyak ruang yang dibutuhkan sistem untuk setidaknya instalasi minimal dan berapa banyak ruang yang Anda reklamasi.

    Bila Anda memakai dialog Bebaskan Ruang untuk menghapus suatu partisi, semua data pada partisi itu akan hilang. Bila Anda ingin mempertahankan data Anda, gunakan opsi Perkecil, bukan opsi Hapus.

    Pertama, tinjau daftar perangkat penyimpanan yang tersedia yang ditampilkan. Kolom Ruang Yang Dapat Dibebaskan menunjukkan berapa banyak ruang yang dapat direklamasi dari setiap entri. Untuk mendapatkan kembali ruang, pilih disk atau partisi, dan tekan tombol Hapus untuk menghapus partisi itu (atau semua partisi pada disk yang dipilih), atau Kecilkan untuk menggunakan ruang kosong pada partisi sambil menjaga data yang ada. Atau, Anda dapat menekan Hapus semua di sudut kanan bawah; ini akan menghapus semua partisi yang ada di semua disk dan membuat ruang ini tersedia untuk Fedora, tetapi seluruh data yang ada di semua disk akan hilang.

    Setelah Anda mengosongkan cukup ruang untuk instalasi Fedora Anda, tekan Bebaskan ruang untuk menyelesaikan.

    Tidak ada perubahan pada disk apa pun yang akan dilakukan sampai Anda menekan Mulai Instalasi di Ringkasan Instalasi. Dialog Bebaskan Ruang hanya menandai partisi untuk mengubah ukuran atau menghapus, tetapi tidak ada tindakan yang dilakukan seketika.

  • Jika Anda memilih opsi Saya akan mengkonfigurasi partisi, menekan Selesai akan membuka layar Partisi Manual. Lihat Pemartisian Manual untuk instruksi lebih lanjut.

Boot Loader Installation

Fedora memakai GRUB2 (GRand Unified Bootloader version 2) sebagai boot loader. Boot loader adalah program pertama yang berjalan ketika komputer mulai dan bertanggung jawab memuat dan memindah kendali ke suatu sistem operasi. GRUB2 bisa mem-boot sebarang sistem operasi yang kompatibel (termasuk Microsoft Windows) dan juga dapat memakai chain loading untuk menransfer kendali ke boot loader lain untuk sistem operasi yang tidak didukung.

Memasang GRUB2 mungkin menimpa boot loader Anda yang ada.

If you have other operating systems already installed, the Fedora installer will attempt to automatically detect and configure the boot loader to start them. You can manually configure any additional operating systems after you finish the installation, if they are not detected properly. For instructions on editing GRUB2 configuration, see the Fedora System Administrator’s Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/

Bila Anda memasang sistem Fedora dengan lebih dari satu disk, Anda mungkin ingin menyatakan secara manual di mana boot loader mesti dipasang. Klik tautan Ringkasan disk lengkap dan boot loader di dasar layar Tujuan Instalasi. Dialog Disk yang Dipilih akan muncul. Boot loader akan dipasang pada peranti pilihan Anda, atau pada suatu sistem UEFI, Partisi sistem EFI akan dibuat pada peranti itu selama pemartisian terpandu.

Dialog Disk yang Dipilih
Figure 14. Pemilihan Perangkat Boot

Dalam kolom Boot, ikon "centang" menandai satu dari perangkat yang dimaksudkan sebagai peranti boot. Untuk mengubah peranti boot, pilih suatu peranti dari daftar dan klik tombol Jadikan Peranti Boot untuk memasang boot loader di sana sebagai pengganti. Hanya satu peranti yang dapat ditata sebagai peranti boot.

Untuk menolak instalasi boot loader baru, pilih peranti yang saat ini ditandai untuk boot dan klik tombol Jangan pasang boot loader. Ini akan menghapus centang dan memastikan GRUB2 tidak dipasang di perangkat mana pun.

Bila Anda memilih untuk tidak memasang boot loader dengan alasan apa pun, Anda tidak akan bisa boot ke sistem secara langsung, dan Anda mesti memakai metoda boot lain, seperti misalnya aplikasi boot loader komersial yang berdiri sendiri. Gunakan opsi ini hanya bila Anda yakin bahwa Anda punya cara lain untuk mem-boot sistem Anda.

Boot loader mungkin juga perlu dibuatkan suatu partisi khusus, bergantung pada apakah sistem Anda memakai BIOS atau firmware UEFI dan juga bergantung pada apakah drive boot memiliki GUID Partition Table (GPT) atau Master Boot Record (MBR, juga dikenal sebagai msdos). Bila Anda memakai pemartisian otomatis, installer akan membuat partisi ini bila diperlukan. Untuk rincian, lihat Skema Pemartisian yang Disarankan.

Tujuan Instalasi - Disk Jaringan & Terspesialisasi

This part of the Installation Destination screen allows you to configure non-local storage devices, namely iSCSI and FCoE storage. This section will mostly be useful to advanced users who have a need for networked disks. For instructions on setting up local hard drives, see Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning.

Bagian ini hanya menjelaskan cara membuat disk jaringan yang ada yang tersedia di dalam installer. Ini tidak menjelaskan bagaimana untuk mengatur jaringan Anda atau server penyimpanan, hanya bagaimana untuk terhubung ke mereka.

Daftar perangkat penyimpanan jaringan yang saat ini dikonfigurasi
Figure 15. Tujuan Instalasi - Filter Penyimpanan Jaringan

Layar berisi daftar semua perangkat penyimpanan jaringan yang saat ini tersedia (ditemukan). Ketika layar dibuka untuk pertama kalinya, daftar akan kosong dalam kebanyakan kasus karena tidak ada penyimpanan jaringan telah ditemukan - installer tidak berupaya menemukan ini kecuali Anda mengkonfigurasi disk jaringan menggunakan berkas Kickstart.

Untuk menambahkan satu atau lebih peranti penyimpanan ke layar sehingga Anda dapat mencari mereka dan memakainya dalam instalasi, klik Tambah Target iSCSI atau Tambah SAN FCoE di pojok kanan bawah layar, dan ikuti instruksi dalam Menambah Target iSCSI atau Menambah SAN FCoE, bergantung kepada tipe penyimpanan jaringan yang ingin Anda tambahkan.

Perangkat penyimpanan jaringan berhasil ditemukan dan dikonfigurasi oleh installer kemudian akan ditampilkan dalam daftar utama, bersama dengan informasi identitas seperti Nama, WWID, Model, dan Target. Untuk mengurutkan daftar dengan kolom tertentu (misalnya WWID), klik kepala kolom.

Pada resolusi layar yang lebih rendah, daftar mungkin terlalu lebar untuk muat di layar, dan beberapa kolom atau tombol mungkin tersembunyi awalnya. Gunakan bilah gulir horisontal di bagian bawah daftar untuk memindahkan tampilan dan melihat semua kolom dan kontrol tabel yang tersedia.

Ada tiga tab di bagian atas daftar, yang menampilkan informasi yang berbeda:

Cari

Menampilkan semua perangkat yang tersedia, terlepas dari jenisnya, dan memungkinkan Anda untuk menyaring mereka baik berdasarkan World Wide Identifier (WWID) atau berdasarkan port, target, atau logical unit number (LUN) di mana mereka diakses.

Peranti Multipath

Perangkat penyimpanan dapat diakses melalui lebih dari satu jalur, seperti melalui beberapa pengontrol SCSI atau port Fiber Channel pada sistem yang sama.

Program penginstalan hanya mendeteksi perangkat penyimpanan multipath dengan nomor seri yang panjanganya 16 atau 32 karakter.

Peranti SAN Lainnya

Perangkat yang tersedia di Storage Area Network (SAN).

Tergantung pada tab Anda saat ini, Anda dapat menyaring perangkat ditemukan dengan menggunakan ruas Filter Berdasarkan. Beberapa opsi pemfilteran secara otomatis terisi berdasarkan perangkat yang ditemukan (misalnya, jika Anda memilih Filter Berdasarkan: Vendor, menu drop-down lain akan muncul menampilkan semua vendor dari semua perangkat yang ditemukan). Filter lainnya memerlukan masukan Anda (misalnya saat memfilter berdasarkan WWID), dan menampilkan ruas masukan teks, bukan menu drop-down.

In the list (regardless of how it is filtered), each device is presented on a separate row, with a check box to its left. Mark the check box to make the device available during the installation process; this will cause this device (node) to be shown in the Specialized & Network Disks section in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning. There, you can select the disk as an installation target and proceed with either manual or automatic partitioning.

Perangkat yang Anda pilih di sini tidak secara otomatis dihapus oleh proses instalasi. Memilih perangkat pada layar ini tidak, dalam dirinya sendiri, membuat data yang tersimpan pada perangkat beresiko. Juga perhatikan bahwa setiap perangkat yang Anda tidak pilih di sini untuk membentuk bagian dari sistem yang terinstal dapat ditambahkan ke sistem setelah instalasi dengan memodifikasi berkas /etc/fstab.

When you have selected the storage devices to make available during installation, click Done to return to Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning.

Add iSCSI Target

Untuk menggunakan perangkat penyimpanan iSCSI, penginstal harus dapat menemukannya sebagai target iSCSI dan dapat membuat sesi iSCSI untuk mengaksesnya. Kedua langkah ini mungkin memerlukan nama pengguna dan sandi untuk otentikasi Challenge Handshake Authentication Protocol (CHAP).

Anda juga dapat mengonfigurasi target iSCSI untuk mengautentikasi inisiator iSCSI pada sistem tempat target dipasang (reverse CHAP), baik untuk pencarian maupun untuk sesi. Digunakan bersama, CHAP dan reverse CHAP disebut mutual CHAP atau two-way CHAP. Mutual CHAP memberikan tingkat keamanan tertinggi untuk koneksi iSCSI, terutama jika nama pengguna dan kata sandi berbeda untuk otentikasi CHAP dan otentikasi CHAP terbalik.

Ikuti prosedur di bawah untuk menambahkan target penyimpanan iSCSI ke sistem Anda.

Menambahkan Target iSCSI
  1. Klik tombol Tambah Target iSCSI di pojok kanan bawah dari layar Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-installation-destination. Sebuah jendela dialog baru berjudul Tambah Target Penyimpanan iSCSI akan terbuka.

  2. Masukkan alamat IP dari target iSCSI dalam ruas Alamat IP Target.

  3. Berikan suatu nama dalam ruas Nama Inisiator iSCSI bagi inisiator iSCSI dalam format iSCSI Qualified Name (IQN). Suatu entri IQN yang valid mengandung:

    • String iqn. (termasuk titik).

    • Kode tanggal yang menentukan tahun dan bulan di mana domain Internet atau nama subdomain organisasi Anda didaftarkan, direpresentasikan sebagai empat digit untuk tahun, satu tanda hubung, dan dua digit untuk bulan, diikuti dengan titik. Misalnya, wakili September 2010 sebagai 2010-09.

    • Nama domain atau subdomain Internet organisasi Anda, disajikan dalam urutan terbalik (dengan domain level teratas lebih dulu). Misalnya, gambarkan subdomain storage.example.com sebagai com.example.storage.

    • Titik dua (:) diikuti dengan string yang secara unik mengidentifikasi inisiator iSCSI ini dalam domain atau subdomain Anda. Misalnya, :diskarrays-sn-a8675309

      Oleh karena itu, IQN lengkap akan terlihat sebagai berikut:

      iqn.2010-09.com.example.storage:diskarrays-sn-a8675309

      Contoh menggunakan format yang benar juga ditampilkan di bawah kolom input untuk referensi.

      For more information about IQNs, see 3.2.6. iSCSI Names in RFC 3720 - Internet Small Computer Systems Interface (iSCSI), available from http://tools.ietf.org/html/rfc3720#section-3.2.6 and 1. iSCSI Names and Addresses in RFC 3721 - Internet Small Computer Systems Interface (iSCSI) Naming and Discovery, available from http://tools.ietf.org/html/rfc3721#section-1.

  4. Tentukan jenis otentikasi yang akan digunakan untuk penemuan iSCSI menggunakan menu tarik-turun Jenis Otentikasi Pencarian. Bergantung pada jenis otentikasi yang Anda pilih, bidang masukan tambahan (seperti Nama Pengguna CHAP dan Kata Sandi CHAP mungkin akan terlihat. Isi kredensial otentikasi Anda; ini harus disediakan oleh organisasi Anda.

  5. Klik tombol Mulai Pencarian. Pemasang sekarang akan mencoba menemukan target iSCSI berdasarkan informasi yang Anda berikan, dan jika target memerlukan otentikasi CHAP atau reverse CHAP, itu akan mencoba menggunakan kredensial yang Anda berikan. Proses ini mungkin memakan waktu (biasanya kurang dari 30 detik), tergantung pada jaringan Anda.

    Jika pencarian itu tidak berhasil, pesan kesalahan akan ditampilkan di jendela dialog. Pesan ini akan bervariasi berdasarkan bagian mana dari pencarian yang gagal. Jika penginstal tidak menemukan target yang Anda tentukan sama sekali, Anda harus memeriksa alamat IP; jika masalahnya adalah kesalahan otentikasi, pastikan Anda memasukkan semua kredensial CHAP dan reverse CHAP dengan benar dan Anda memiliki akses ke target iSCSI.

    Pesan kesalahan Tidak ada simpul yang ditemukan mungkin juga berarti bahwa semua simpul di alamat yang Anda tentukan sudah dikonfigurasi. Selama pencarian, Anaconda mengabaikan simpul-simpul yang telah ditambahkan.

    Jika pencarian berhasil, Anda akan melihat daftar semua simpul yang ditemukan.

  6. Pilih satu atau lebih simpul yang ingin Anda masuki dengan menandai atau menghapus tanda kotak centang di sebelah setiap simpul yang ditemukan pada target. Di bawah daftar, pilih lagi jenis otentikasi yang ingin Anda gunakan; Anda juga dapat memilih opsi ╩╗Gunakan kredensial dari pencarian` jika nama pengguna dan sandi CHAP/reverse CHAP yang Anda gunakan untuk menemukan target juga valid untuk masuk ke sana.

    Setelah memilih semua simpul yang ingin Anda gunakan, klik Log Masuk untuk memulai sesi iSCSI. Anaconda akan mencoba masuk ke semua simpul yang dipilih. Jika proses log masuk berhasil, dialog Tambahkan Target Penyimpanan iSCSI akan ditutup, dan semua simpul yang telah Anda konfigurasikan sekarang akan ditampilkan dalam daftar disk jaringan di Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-installation-destination.

Anda dapat mengulangi prosedur ini untuk menemukan target iSCSI tambahan, atau untuk menambahkan lebih banyak simpul dari target yang dikonfigurasi sebelumnya. Namun demikian, perhatikan bahwa setelah Anda mengklik tombol Mulai Pencarian untuk pertama kalinya, Anda tidak akan dapat mengubah Nama Inisiator iSCSI. Jika Anda membuat kesalahan saat mengkonfigurasi nama inisiator, Anda harus memulai ulang penginstalan.

Add FCoE SAN

Prosedur berikut menjelaskan cara menambahkan perangkat penyimpanan Fibre Channel over Ethernet (FCoE) dan membuatnya tersedia selama penginstalan:

Menambahkan Target FCoE
  1. Klik tombol Tambahkan SAN FCoE di sudut kanan bawah Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-installation-destination. Jendela dialog baru akan terbuka.

  2. Select the network interface (NIC) which is connected to your FCoE switch from the drop-down menu. Note that this network interface must be configured and connected - see Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-network-configuration.

  3. Ada dua pilihan di bawah menu tarik-turun NIC:

    Pakai DCB

    Data Center Bridging (DCB) adalah seperangkat penyempurnaan protokol Ethernet yang dirancang untuk meningkatkan efisiensi koneksi Ethernet di jaringan penyimpanan dan cluster. Opsi ini hanya boleh diaktifkan untuk antarmuka jaringan yang memerlukan klien DCBX berbasis host. Konfigurasi pada antarmuka yang menerapkan klien DCBX perangkat keras harus mengosongkan kotak centang ini.

    Pakai auto vlan

    Opsi ini menunjukkan apakah pencarian VLAN harus dilakukan. Jika kotak ini dicentang, protokol penemuan VLAN FCoE Initiation Protocol (FIP) akan berjalan di antarmuka Ethernet setelah konfigurasi tautan divalidasi. Jika belum dikonfigurasi, antarmuka jaringan untuk VLAN FCoE yang ditemukan akan dibuat secara otomatis dan instance FCoE akan dibuat di antarmuka VLAN. Opsi ini diaktifkan secara bawaan.

  4. Setelah Anda memilih antarmuka dan opsi yang akan digunakan, klik Tambahkan Disk FCoE. Perangkat penyimpanan FCoE yang ditemukan akan ditampilkan di bawah tab Peranti SAN Lain di Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-installation-destination.

Pemartisian Manual

Layar Pemartisian Manual memungkinkan Anda membuat konfigurasi penyimpanan untuk sistem Fedora secara manual, memberi Anda kontrol lebih besar atas penyimpanan sistem Anda.

Dalam kebanyakan installer lain untuk Linux dan sistem operasi lainnya, partisi disk biasanya mengambil pendekatan "bottom-up". Dalam installer ini, Anda pertama kali membuat perangkat yang mendasari seperti volume fisik LVM, lalu Anda membuat tata letak seperti LVM di atas mereka, lalu Anda membuat sistem berkas di atas volume logis, dan langkah terakhir biasanya menetapkan titik kait untuk setiap volume yang diperlukan.

Anaconda menggunakan pendekatan yang berlawanan. Pertama, Anda membuat semua titik kait terpisah yang Anda butuhkan, dan semua yang diperlukan untuk membuatnya (membuat grup volume, volume logis di dalamnya, dan volume fisik di mana grup volume akan berada) dilakukan secara otomatis. Anda kemudian dapat menyesuaikan pengaturan otomatis yang Anda butuhkan.

Tidak ada perubahan permanen akan dibuat untuk disk Anda selama proses partisi yang sebenarnya. Konfigurasi yang telah Anda pilih hanya akan ditulis ke sistem Anda setelah Anda menekan tombol Mulai instalasi di Ringkasan Instalasi.

Layar Pemartisian Manual. Pada titik ini
Figure 16. Pemartisian Manual

When you first open the Manual Partitioning screen, the column on the left side will display all previously existing partitions on all drives which you selected as installation targers in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning. If none of the selected drives contain any existing partitions, then a message informing you that no mount points currently exist will appear.

Di sini, Anda dapat memilih skema partisi seperti LVM atau BTRFS dan klik Klik di sini untuk membuatnya secara otomatis untuk meminta installer untuk membuat tata letak partisi dasar; tata letak ini mengikuti panduan yang dijelaskan dalam Skema Partisi Yang Direkomendasikan. Tata letak yang dibuat adalah tata letak dasar di mana ukuran partisi/volume ditentukan secara otomatis berdasarkan jumlah total ruang yang tersedia.

Klik tombol + untuk menambahkan titik kait. Pada jendela dialog yang terbuka, pilih titik kait seperti / atau /home, dan kapasitas yang diinginkan untuk titik kait (seperti 10GB atau 500MB). Perhatikan bahwa menentukan titik kait wajib, tetapi Anda tidak perlu menentukan kapasitas pada titik ini; ini berguna saat menambahkan titik kait yang ingin Anda buat lebih besar dari izin ruang yang tersedia saat ini. Kemudian, klik Tambahkan titik kait untuk menambahkannya ke daftar menggunakan pengaturan default, yang berarti akan dibuat sebagai volume logis, dan grup volume baru akan dibuat untuk itu kecuali bila sudah ada.

Kemudian, pilih titik kait yang baru dibuat dalam daftar di sebelah kiri. Satu set kontrol akan ditampilkan di sisi kanan layar, memungkinkan Anda untuk mengubah titik kait, perangkat yang secara fisik akan ditempati, kapasitas, sistem berkas, dll. Ketika Anda mengubah pengaturan, tekan Perbarui Pengaturan di kanan bawah. Ini akan menyimpan konfigurasi yang disesuaikan; Anda sekarang dapat membuat titik kait lain, atau memilih yang ada yang berbeda dan menyesuaikan pengaturannya juga.

Untuk keterangan tentang jenis sistem berkas dan perangkat yang tersedia, lihat Perangkat, Sistem Berkas, dan Tipe RAID.

Untuk menghapus titik kait, pilih dalam daftar dan tekan tombol - di bawah.

Langkah yang tepat untuk mengonfigurasi penyimpanan Anda bergantung pada kebutuhan khusus dan konfigurasi sistem Anda. Prosedur untuk membuat tata letak tertentu dijelaskan lebih lanjut dalam bab ini. Sebelum memulai, Anda juga harus meninjau Skema Partisi Yang Direkomendasikan dan Saran tentang Partisi untuk daftar kebutuhan dan tips untuk partisi disk Anda bagi Fedora.

Di bawah daftar titik kait yang ada adalah dua ruas, menunjukkan berapa banyak ruang kosong yang tersisa di perangkat penyimpanan Anda dan berapa banyak ruang total yang mereka miliki.

Click the X storage devices selected to view a summary of currently selected storage devices; this may help you with orientation in more complicated storage schemas. Devices displayed here are the ones you have selected in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning. If you want to add or remove any storage devices from your configuration, return to that screen and change your selection.

Anda dapat menekan tombol Reset Semua di sudut kanan bawah setiap saat untuk me-reset konfigurasi penyimpanan ke keadaan ketika Anda terakhir membuka layar Pemartisian Manual. Ini berarti bahwa jika Anda memodifikasi konfigurasi penyimpanan, meninggalkan layar, dan kemudian kembali, tombol reset akan me-reset konfigurasi kembali ke keadaan yang sudah dimodifikasi, membuang hanya perubahan yang telah Anda buat baru-baru ini, bukan semua perubahan konfigurasi penyimpanan sejak Anda mem-boot installer.

To discard all changes, and to also detect any new drives which have not been detected when the installer started (usually when you attached a new drive after you started), press the button marked by a circular arrow in the set of controls below the list of mount points on the left side of the screen. In the dialog window that opens, press Rescan Disks and wait until the scanning process completes. Then, press OK to return to Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning; all detected disks including any new ones will be displayed in the Local Standard Disks section.

Dialog Pindai Ulang Disk
Figure 17. Pindai Ulang Disk

Setelah Anda selesai mengonfigurasi penyimpanan sistem Anda, tekan Selesai di pojok kiri atas untuk menyimpan konfigurasi dan kembali ke layar Ringkasan Instalasi. Pada titik ini, penginstal akan memeriksa apakah konfigurasi penyimpanan Anda valid. Jika kesalahan terdeteksi, pesan akan ditampilkan di bagian bawah layar. Klik pesan untuk membuka jendela dialog yang menjelaskan apa jenis kesalahan telah terdeteksi (misalnya, Anda menempatkan /boot pada subvolume Btrfs, atau Anda tidak membuat partisi boot BIOS ketika sistem Anda membutuhkannya).

Jika pesan tersebut ditampilkan, kembali dan perbaiki masalah yang ditemukan oleh penginstal; jika tidak, Anda tidak akan dapat melanjutkan dengan instalasi. Anda juga dapat menekan Selesai lagi untuk kembali ke Ringkasan Instalasi pula, tetapi kesalahan konfigurasi penyimpanan akan mencegah Anda dari memulai proses instalasi yang sebenarnya.

Jika tidak ada pesan kesalahan ditampilkan dan jika Anda membuat perubahan sejak terakhir kali Anda mengunjungi layar ini, dialog ringkasan akan muncul, menampilkan daftar detail perubahan yang Anda buat. Tinjau daftar dan klik Terima Perubahan untuk melanjutkan dengan Ringkasan Instalasi, atau klik Batalkan & Kembali ke Pemartisian Ubahan jika Anda ingin membuat perubahan lagi.

Creating Standard Partitions

Partisi standard adalah jenis partisi yang paling umum, dengan dukungan terluas di seluruh sistem operasi. Sebagai contoh, Microsoft Windows menggunakan partisi fisik secara eksklusif dan tidak dapat bekerja secara native dengan LVM atau Btrfs. Sebagian besar penyiapan partisi Fedora juga akan memerlukan setidaknya satu partisi standar untuk direktori /boot, dan mungkin juga partisi standar lain dengan sistem berkas boot BIOS atau Sistem EFI untuk menyimpan boot loader.

See An Introduction to Disk Partitions for additional information about the concepts behind physical partitions.

Layar Pemartisian Manual
Figure 18. Membuat Partisi Standar

Ikuti prosedur di bawah ini untuk membuat titik kait pada partisi fisik standar:

Membuat Partisi Standar
  1. Klik tombol + di bagian bawah daftar yang menunjukkan titik kait yang ada. Jendela dialog baru akan terbuka.

  2. Di jendela dialog baru, tentukan titik kait yang ingin Anda buat titik kait terpisah - misalnya, /. Opsional, tentukan ukuran partisi menggunakan unit standar seperti MB atau GB (misalnya, 50GB). Kemudian, klik Tambahkan titik kait untuk menambahkan titik kait dan kembali ke layar partisi utama.

    Saat membuat partisi swap, tentukan titik kait sebagai swap. Untuk partisi Boot BIOS, gunakan biosboot. Untuk Partisi Sistem EFI, gunakan /boot/efi.

    Untuk informasi tentang tipe-tipe partisi ini, lihat Skema Pemartisian yang Direkomendasikan.

  3. Titik kait sekarang telah dibuat dengan menggunakan pengaturan default, yang berarti telah dibuat sebagai volume logis LVM. Pilih titik kait yang baru dibuat di panel kiri untuk mengonfigurasinya lebih jauh, dan mengubahnya menjadi partisi fisik dengan mengubah pilihan Tipe Peranti menjadi Partisi Standar. Kemudian, klik Perbarui Pengaturan di sudut kanan bawah layar.

  4. Di bagian Peranti di sisi kanan layar, Anda dapat melihat bahwa partisi telah ditetapkan ke satu atau beberapa hard drive. Klik tombol Ubah untuk mengonfigurasi pada drive mana partisi ini akan dibuat.

  5. Dalam dialog Konfigurasi Titik Kait, Anda dapat menentukan volume ini boleh berada di perangkat fisik mana (disk). Anda dapat memilih satu atau lebih disk yang akan digunakan untuk meyimpan volume ini dengan menekan Ctrl dan mengklik setiap disk dalam daftar. Jika Anda memilih beberapa disk di sini, Anaconda akan menentukan di mana tepatnya partisi harus dibuat berdasarkan bagaimana Anda mengkonfigurasi sisa instalasi. Jika Anda ingin memastikan bahwa partisi ini ditempatkan pada hard drive tertentu, pilih hanya drive itu dan membatalkan pilihan semua orang lain.

    Setelah Anda selesai mengkonfigurasi lokasi partisi, klik Simpan untuk kembali ke layar utama Pemartisian Manual.

  6. Konfigurasikan pengaturan lain khusus untuk partisi - Titik Kait, Kapasitas yang Diinginkan, dan Sistem Berkas. Tekan Perbarui Pengaturan untuk menerapkan perubahan konfigurasi.

Ulangi prosedur ini untuk setiap partisi standar tambahan yang ingin Anda buat.

Creating Software RAID

Redundant array of independent disks (RAID) dibuat dari beberapa perangkat penyimpanan yang diatur untuk memberikan peningkatan kinerja dan, dalam beberapa konfigurasi, toleransi kesalahan yang lebih besar. Lihat Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems penjelasan tentang berbagai jenis RAID.

Perangkat RAID dibuat dalam satu langkah, dan disk ditambahkan atau dihapus sesuai kebutuhan. Satu partisi RAID per disk fisik diperbolehkan untuk setiap perangkat, sehingga jumlah disk yang tersedia untuk program penginstalan menentukan tingkat perangkat RAID mana yang tersedia untuk Anda. Misalnya, jika sistem Anda memiliki dua hard drive, program penginstalan tidak mengizinkan Anda membuat perangkat RAID10, yang memerlukan 4 partisi terpisah.

Bagian ini hanya menjelaskan cara membuat RAID perangkat lunak dengan partisi standar (fisik). Namun, Anda juga dapat mengkonfigurasi grup volume LVM dan volume Btrfs untuk menggunakan RAID dan menempatkan volume logis atau subvolume Btrfs mereka di atas larik RAID ini. Lihat Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-lvm dan Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-btrfs untuk instruksi tentang cara membuat RAID di LVM dan Btrfs.

Layar Pemartisian Manual
Figure 19. Membuat RAID Perangkat Lunak

Opsi konfigurasi RAID hanya terlihat jika Anda telah memilih dua atau lebih disk untuk penginstalan. Setidaknya dua disk diperlukan untuk membuat perangkat RAID, dan beberapa tata letak RAID akan membutuhkan lebih banyak. Persyaratan untuk berbagai jenis RAID dijelaskan di Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems.

Ikuti prosedur di bawah untuk membuat RAID perangkat lunak:

Membuat RAID Perangkat Lunak
  1. Klik tombol + di bagian bawah daftar yang menunjukkan titik kait yang ada. Jendela dialog baru akan terbuka.

  2. Di jendela dialog baru, tentukan titik kait yang ingin Anda buat partisi RAID perangkat lunak terpisah - misalnya, /. Opsional, tentukan ukuran partisi menggunakan unit standar seperti MB atau GB (misalnya, 50GB). Kemudian, klik Tambahkan titik kait untuk menambahkan titik kait dan kembali ke layar partisi utama.

    Saat membuat titik kait untuk swap pada RAID perangkat lunak, tentukan titik kait sebagai swap.

  3. Titik kait sekarang telah dibuat menggunakan pengaturan baku, yang berarti telah dibuat sebagai volume logis LVM. Pilih titik kait yang baru dibuat di panel kiri untuk mengkonfigurasinya lebih lanjut, dan konversikan ke partisi RAID perangkat lunak dengan mengubah opsi Jenis Perangkat ke` RAID`.

  4. Pilih jenis RAID dari menu tarik-turun Tingkat RAID. Jenis RAID yang tersedia dan persyaratannya dijelaskan di Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-filesystems.

  5. Di bagian Peranti di sisi kanan layar, Anda dapat melihat bahwa partisi telah ditetapkan ke satu atau beberapa disk fisik. Klik tombol Ubah untuk mengonfigurasi pada drive mana partisi ini akan dibuat.

  6. Dalam dialog Konfigurasikan Titik Kait, Anda dapat menentukan perangkat fisik (disk) mana yang boleh berada di partisi ini. Anda dapat memilih satu atau lebih disk yang akan digunakan untuk menampung partisi ini dengan menahan Ctrl dan mengklik setiap disk dalam daftar. Jika Anda ingin memastikan bahwa partisi ini ditempatkan pada sekumpulan hard drive tertentu, pilih hanya drive tersebut dan batalkan pilihan lainnya.

    Setelah Anda selesai mengkonfigurasi lokasi partisi, klik Simpan untuk kembali ke layar utama Pemartisian Manual.

  7. Konfigurasikan pengaturan lain khusus untuk partisi - Titik Kait, Kapasitas yang Diinginkan, dan Sistem Berkas. Tekan Perbarui Pengaturan untuk menerapkan perubahan konfigurasi.

Ulangi prosedur ini untuk setiap partisi standar tambahan dengan RAID perangkat lunak yang ingin Anda buat.

Creating a Logical Volume Managament (LVM) Layout

Logical Volume Management (LVM) menyajikan tampilan logis sederhana dari ruang penyimpanan fisik yang mendasari, seperti hard disk atau LUN. Partisi pada penyimpanan fisik diwakili sebagai volumes fisik yang dapat dikelompokkan bersama ke grup volume. Setiap grup volume dapat dibagi menjadi beberapa volume lojik, yang masing-masing analog dengan partisi disk standar. Oleh karena itu, volume lojik LVM berfungsi sebagai partisi yang dapat merentang ke beberapa disk fisik.

See Understanding LVM for additional information about the concepts behind Logical Volume Management.

Beberapa jenis partisi - terutama direktori /boot dan boot BIOS dan partisi EFI - tidak dapat ditempatkan pada volume logis. Gunakan volume fisik standar untuk mereka. Lihat Skema Partisi Yang Direkomendasikan untuk informasi lebih lanjut.

Layar Pemartisian Manual
Figure 20. Buat Volume Logis LVM

Ikuti prosedur di bawah ini untuk membuat volume lojik LVM dan grup volume.

Membuat Grup dan Volume Lojik LVM
  1. Klik tombol + di bagian bawah daftar yang menunjukkan titik kait yang ada. Jendela dialog baru akan terbuka.

  2. Di jendela dialog baru, tentukan titik kait yang ingin Anda buat volume lojik terpisah - misalnya, /. Opsional, tentukan ukuran volume menggunakan unit standar seperti MB atau GB (misalnya, 50GB). Kemudian, klik Tambahkan titik kait untuk menambahkan volume dan kembali ke layar partisi utama.

    Saat membuat titik kait untuk swap pada LVM, tentukan titik kait sebagai swap.

  3. Titik kait sekarang telah dibuat dengan menggunakan pengaturan default, yang berarti telah dibuat sebagai volume lojik LVM, dan grup volume telah dibuat untuk berisi itu. Pilih titik kait yang baru dibuat di panel kiri untuk mengonfigurasinya lebih jauh. Jika Anda ingin menggunakan thin provisioning untuk volume ini, Ubah opsi Tipe Peranti menjadi LVM Thin provisioning.

  4. Di menu Grup Volume, Anda dapat melihat bahwa volume telah ditetapkan ke grup volume yang dibuat secara otomatis, yang dinamai mengikuti varian Fedora yang Anda pasang (misalnya, fedora-server. Klik tombol Ubah di bawah menu drop-down untuk mengakses pengaturan grup volume.

  5. Dalam dialog Konfigurasi Grup Volume, Anda dapat mengubah nama grup volume, Level RAID (Lihat Peranti, Sistem Berkas, dan Tipe RAID untuk informasi tentang tipe RAID yang tersedia), dan Anda juga dapat menentukan perangkat fisik mana (disk) tempat grup volume ini. Anda dapat memilih satu atau lebih disk yang akan digunakan untuk menyimpan grup volume ini dengan menekan Ctrl dan mengklik setiap disk dalam daftar.

    Jika Anda memilih tipe RAID redundan (seperti RAID1 (redundansi)), grup volume akan mengambil dua kali ukuran sebenarnya pada disk Anda. Sebuah grup volume 5 GB dengan RAID1 akan memakan ruang 10 GB.

    You can also make sure that the volume group is encrypted by selecting the Encrypt option; this will enable LUKS encryption for the entire volume group. See the Fedora Security Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/, for information about LUKS disk encryption.

    Selain itu, Anda dapat menetapkan ukuran tetap untuk grup volume dengan memilih opsi Tetap dari menu Kebijakan ukuran dan memasukkan ukuran untuk grup volume.

    Setelah Anda selesai mengkonfigurasi pengaturan grup volume, klik Simpan untuk kembali ke layar utama Pemartisian Manual.

    Dialog konfigurasi tidak memperbolehkan Anda untuk menentukan ukuran physical extent grup volume. Ukuran akan selalu ditetapkan ke nilai asali 4 MiB. Jika Anda ingin membuat grup volume dengan berbagai variasi fisik, Buatlah secara manual dengan beralih ke shell interaktif dan menggunakan perintah vgcreate, atau gunakan berkas Kickstart dengan perintah volgroup --pesize=size.

  6. Jika Anda perlu membuat lebih dari satu grup volume, buka menu drop-down Grup Volume dan pilih opsi Buat grup volume baru. Sebuah jendela dialog baru akan terbuka, identik dengan yang dijelaskan pada langkah sebelumnya. Sekali lagi, pilih nama, perangkat penyimpanan, pengaturan enkripsi, tingkat RAID, dan kebijakan ukuran untuk grup baru, dan klik Simpan. Grup volume baru akan tersedia di menu drop-down Grup Volume; Anda kemudian dapat melewati titik kait yang ada dan mengubah setelan ini untuk menetapkannya ke grup volume yang berbeda.

  7. Konfigurasikan pengaturan lain khusus untuk volume lojik - Titik Kait, Kapasitas yang Diinginkan, dan Sistem Berkas. Tekan Perbarui Pengaturan untuk menerapkan perubahan konfigurasi.

Ulangi prosedur ini untuk setiap volume lojik tambahan yang ingin Anda buat. Perhatikan bahwa ketika membuat volume lojik LVM tambahan, grup volume baru tidak secara otomatis dibuat setiap saat; sebaliknya, volume tambahan ditetapkan ke grup yang ada.

Untuk setiap titik kait yang Anda buat, tinjau setelannya dan pastikan pengaturannya ditetapkan ke grup yang benar, sehingga memiliki kapasitas yang memadai, dan memiliki nama deskriptif sehingga Anda dapat mengidentifikasi volume nanti jika perlu.

Creating a Btrfs Layout

Btrfs is a type of file system, but it has several features characteristic of a storage device. It is designed to make the file system tolerant of errors, and to facilitate the detection and repair of errors when they occur. It uses checksums to ensure the validity of data and metadata, and maintains snapshots of the file system that can be used for backup or repair.

Membuat tata letak Btrfs agak mirip dengan LVM (dijelaskan di Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-lvm) dengan terminologi yang sedikit berbeda. Volume Btrfs setara dengan grup volume LVM, dan sub volume Btrfs mirip dengan volume logis LVM. Perbedaan penting yang perlu diperhatikan adalah bagaimana Anaconda melaporkan ukuran untuk titik pemasangan terpisah: Untuk LVM, ukuran tepat dari setiap volume logis ditampilkan di sebelah setiap titik pemasangan di panel kiri, sementara dengan Btrfs, ukuran total seluruh volume ditampilkan di samping setiap subvolume.

Beberapa jenis partisi - terutama direktori /boot dan /usr dan partisi boot BIOS dan EFI - tidak dapat ditempatkan pada sub volume Btrfs. Gunakan volume fisik standar untuk mereka (atau volume lojik LVM untuk /usr). Lihat Skema Partisi Yang Direkomendasikan untuk informasi lebih lanjut.

Layar Pemartisian Manual
Figure 21. Membuat Sub Volume Btrfs

Ikuti prosedur di bawah untuk membuat volume dan sub volume Btrfs:

Membuat Sub Volume dan Volume Btrfs
  1. Klik tombol + di bagian bawah daftar yang menunjukkan titik kait yang ada. Jendela dialog baru akan terbuka.

  2. Di jendela dialog baru, tentukan titik kait yang ingin Anda buat volume lojik terpisah - misalnya, /. Opsional, tentukan ukuran volume menggunakan unit standar seperti MB atau GB (misalnya, 50GB). Kemudian, klik Tambahkan titik kait untuk menambahkan volume dan kembali ke layar partisi utama.

    Saat membuat titik kait untuk swap pada Btrfs, tentukan titik kait sebagai swap.

  3. Titik kait sekarang telah dibuat dengan menggunakan pengaturan default, yang berarti telah dibuat sebagai volume logis LVM. Pilih titik kait yang baru dibuat di panel kiri untuk mengonfigurasinya lebih jauh, dan mengubahnya menjadi sub volume Btrfs dengan mengubah pilihan Tipe Peranti menjadi Btrfs. Kemudian, klik Perbarui Pengaturan di sudut kanan bawah layar.

  4. Di menu Volume, Anda dapat melihat bahwa sub volume telah ditetapkan ke volume yang dibuat secara otomatis, yang dinamai mengikuti varian Fedora yang Anda pasang (misalnya, fedora-server00. Klik tombol Ubah di bawah menu drop-down untuk mengakses pengaturan volume.

  5. Dalam dialog Konfigurasi Grup Volume, Anda dapat mengubah nama volume, Level RAID (Lihat Peranti, Sistem Berkas, dan Tipe RAID untuk informasi tentang tipe RAID yang tersedia), dan Anda juga dapat menentukan perangkat fisik mana (disk) tempat volume ini. Anda dapat memilih satu atau lebih disk yang akan digunakan untuk menyimpan volume ini dengan menekan Ctrl dan mengklik setiap disk dalam daftar.

    Jika Anda memilih tipe RAID redundan (seperti RAID1 (redundansi)), volume akan mengambil dua kali ukuran sebenarnya pada disk Anda. Sebuah volume 5 GB dengan RAID1 akan memakan ruang 10 GB.

    Anda juga dapat memastikan bahwa volume dienkripsi dengan memilih opsi Enkripsi; ini akan memungkinkan enkripsi LUKS untuk seluruh volume. Lihat Panduan Keamanan Fedora, tersedia di https://docs.fedoraproject.org/, untuk informasi tentang enkripsi disk LUKS.

    Selain itu, Anda dapat menetapkan ukuran tetap untuk volume dengan memilih opsi Tetap dari menu Kebijakan ukuran dan memasukkan ukuran untuk grup volume.

    Setelah Anda selesai mengkonfigurasi pengaturan volume Btrfs, klik Simpan untuk kembali ke layar utama Pemartisian Manual.

  6. Jika Anda perlu membuat lebih dari satu volume Btrfs, buka menu drop-down Volume dan pilih opsi Buat grup volume baru. Sebuah jendela dialog baru akan terbuka, identik dengan yang dijelaskan pada langkah sebelumnya. Sekali lagi, pilih nama, perangkat penyimpanan, pengaturan enkripsi, tingkat RAID, dan kebijakan ukuran untuk grup baru, dan klik Simpan. Volume baru akan tersedia di menu drop-down Grup Volume; Anda kemudian dapat melewati titik kait yang ada dan mengubah setelan ini untuk menetapkannya ke volume yang berbeda.

  7. Konfigurasikan pengaturan lain khusus untuk sub volume - Titik Kait, Kapasitas yang Diinginkan, dan Sistem Berkas. Tekan Perbarui Pengaturan untuk menerapkan perubahan konfigurasi.

Ulangi prosedur ini untuk setiap sub volume Btrfs tambahan yang ingin Anda buat. Perhatikan bahwa ketika membuat sub volume tambahan, volume baru tidak secara otomatis dibuat setiap saat; sebaliknya, sebarang sub volume tambahan ditetapkan ke grup yang ada.

Untuk setiap titik kait yang Anda buat, tinjau setelannya dan pastikan itu ditetapkan ke volume yang benar, bahwa itu memiliki kapasitas yang cukup, dan memiliki nama deskriptif sehingga Anda dapat mengidentifikasi sub volume nanti jika perlu.

Device, File System and RAID Types

Fedora mendukung beberapa jenis perangkat dan sistem berkas. Daftar di bawah ini menawarkan deskripsi singkat dari masing-masing perangkat yang tersedia, sistem berkas dan tipe RAID serta catatan tentang penggunaannya.

Untuk memilih jenis perangkat atau sistem berkas partisi atau volume logis, pilih dalam daftar di Pemartisian Manual dan pilih Tipe Peranti dan`Sistem Berkas` dari masing-masing drop-down menu di sisi kanan layar. Kemudian, klik Perbarui Pengaturan dan ulangi proses ini untuk semua titik kait yang ingin Anda ubah.

Untuk mengonfigurasi RAID perangkat lunak, pastikan Anda memiliki cukup hard disk fisik yang dipilih sebagai target penginstalan (jumlah drive terpisah yang diperlukan untuk setiap jenis RAID dicatat dalam deskripsinya). Kemudian, pilih tingkat RAID saat membuat atau memodifikasi volume Btrfs atau grup volume LVM, atau pilih RAID Perangkat Lunak sebagai jenis perangkat untuk membuat RAID perangkat lunak dengan partisi standar. Untuk petunjuk rinci, lihat Membuat Tata Letak Btrfs, Membuat Tata Letak Logical Volume Managament (LVM), dan Membuat RAID Perangkat Lunak sesuai kebutuhan.

Tipe Peranti
  • Standard Partition - A standard partition can contain a file system or swap space. Standard partitions are most commonly used for /boot and the BIOS Boot and EFI System partitions. LVM logical volumes or Btrfs subvolumes are recommended for most other uses. See An Introduction to Disk Partitions for additional information about the concepts behind physical partitions.

  • LVM - Choosing LVM as the Device Type creates an LVM logical volume and a volume group to contain it (unless one already exists, in which case the new volume is assigned to the existing group). LVM can improve performance when using physical disks and allows you to use multiple disks for a single mount point. For information on how to create a logical volume, see Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-manual-partitioning-lvm. Also see Understanding LVM for some additional information about LVM in general.

  • LVM Thin Provisioning - Menggunakan thin provisioning, Anda dapat mengelola pool penyimpanan ruang bebas, yang dikenal sebagai thin pool, yang dapat dialokasikan untuk sebarang banyaknya perangkat bila diperlukan oleh aplikasi. Thin pool dapat diperluas secara dinamis bila diperlukan untuk alokasi ruang penyimpanan yang hemat biaya.

  • RAID - Membuat dua atau lebih perangkat lunak partisi RAID memungkinkan Anda untuk membuat perangkat RAID perangkat lunak. Satu partisi RAID ditetapkan ke setiap disk pada sistem. Lihat Membuat RAID Perangkat Lunak untuk petunjuk tentang cara membuat RAID perangkat lunak.

  • BTRFS - Btrfs adalah sistem berkas dengan beberapa fitur seperti perangkat. Hal ini mampu menangani dan mengelola lebih banyak berkas, berkas yang lebih besar, dan volume yang lebih besar daripada sistem berkas ext2, ext3, dan ext4. Lihat Membuat Tata Letak Btrfs untuk informasi lebih lanjut tentang membuat volume Btrfs.

Sistem Berkas
  • ext4 - Sistem berkas ext4 didasarkan pada sistem berkas ext3 dan sejumlah perbaikan. Ini termasuk dukungan untuk sistem berkas yang lebih besar dan berkas yang lebih besar, lebih cepat, dan lebih efisien alokasi ruang disk, tidak ada batasan pada jumlah subdirektori dalam direktori, pemeriksaan sistem berkas yang lebih cepat, dan jurnal yang lebih kuat. Ext4 adalah sistem berkas baku dan direkomendasikan untuk digunakan oleh Fedora Workstation dan Cloud. Ukuran maksimum yang didukung dari satu sistem berkas ext4 adalah 50 TB.

  • ext3 - Sistem berkas ext3 didasarkan pada sistem berkas ext2 dan memiliki satu keuntungan utama - jurnal. Menggunakan sistem berkas jurnal mengurangi waktu yang dihabiskan untuk memulihkan berkas sistem setelah crash, karena tidak perlu untuk memeriksa sistem berkas untuk konsistensi metadata dengan menjalankan utilitas fsck setiap kali terjadi crash.

  • ext2 - Sebuah sistem berkas ext2 mendukung tipe berkas Unix standar, termasuk berkas biasa, direktori, atau taut simbolik. Ini menyediakan kemampuan untuk menetapkan nama berkas yang panjang, hingga 255 karakter.

  • swap - Partisi swap digunakan untuk mendukung memori virtual. Dengan kata lain, data ditulis ke partisi swap ketika tidak cukup RAM untuk menyimpan data yang diproses sistem Anda. Sebuah partisi swap harus selalu dibuat; lihat Skema Partisi Yang Direkomendasikan untuk rincian seperti ukuran yang disarankan.

  • xfs - XFS adalah sistem berkas yang sangat mampu diperbesar, berkinerja tinggi yang mendukung sistem berkas hingga 16 exabyte (sekitar 16 juta terabyte), berkas hingga 8 exabyte (sekitar 8 juta terabyte), dan struktur direktori yang berisi puluhan juta entri. XFS juga mendukung jurnal metadata, yang memfasilitasi pemulihan crash yang lebih cepat. Ukuran maksimum yang didukung dari satu sistem berkas XFS adalah 500 TB. Dimulai dengan Fedora 22, XFS adalah sistem berkas baku dan direkomendasikan di server Fedora.

    Perhatikan bahwa ukuran sistem berkas XFS saat ini tidak dapat dikurangi tanpa merusak dan menciptakan ulang sistem berkas. Jika Anda berharap bahwa Anda akan perlu untuk sering menyesuaikan ukuran sistem berkas Anda, menggunakan XFS tidak dianjurkan, karena membuat administrasi secara substansial lebih memakan waktu.

  • vfat - Sistem berkas VFAT adalah sistem berkas Linux yang kompatibel dengan nama berkas panjang Microsoft Windows pada sistem berkas FAT.

  • Boot BIOS - Partisi yang sangat kecil yang diperlukan untuk boot dari perangkat dengan tabel partisi GUID (GPT) pada sistem BIOS dan sistem UEFI dalam mode kompatibilitas BIOS. Lihat Skema Pemartisian Yang Direkomendasikan untuk rincian.

  • Partisi Sistem EFI - Sebuah partisi kecil yang diperlukan untuk boot perangkat dengan tabel partisi GUID (GPT) pada sistem UEFI. Lihat Skema Pemartisian Yang Direkomendasikan untuk rincian.

Tipe-tipe RAID Perangkat Lunak
  • RAID0 (Kinerja) - Mendistribusikan data di beberapa disk. RAID Level 0 menawarkan peningkatan kinerja melalui partisi standar dan dapat digunakan untuk pool penyimpanan beberapa disk ke dalam satu perangkat virtual yang besar. Perhatikan bahwa RAID Level 0 tidak menawarkan redundansi dan bahwa kegagalan satu perangkat dalam larik menghancurkan data di seluruh larik. RAID 0 memerlukan setidaknya dua disk.

  • RAID1 (Redundansi) - Mencermin semua data dari satu partisi ke satu atau lebih disk lainnya. Perangkat tambahan dalam larik menyediakan peningkatan tingkat redundansi. RAID 1 memerlukan setidaknya dua disk.

  • RAID4 (Pemeriksaan Kesalahan) - Mendistribusikan data di beberapa disk dan menggunakan satu disk dalam larik untuk menyimpan informasi paritas yang melindungi larik dalam kasus disk dalam larik gagal. Karena semua informasi paritas disimpan di satu disk, akses ke disk ini akan membuat "bottleneck" dalam kinerja larik. RAID level 4 memerlukan setidaknya tiga disk.

  • RAID5 (Pemeriksaan Kesalahan Terdistribusi) - Mendistribusikan data dan informasi paritas di beberapa disk. Oleh karena itu, RAID Level 5 menawarkan keunggulan kinerja mendistribusikan data di beberapa disk, tetapi tidak berbagi hambatan kinerja RAID level 4 karena informasi paritas juga didistribusikan melalui larik. RAID 5 memerlukan setidaknya tiga disk.

  • RAID6 (Pemeriksaan Kesalahan Redundan) - RAID Level 6 mirip dengan RAID Level 5, tapi bukan hanya menyimpan satu set data paritas, mereka menyimpan dua set. RAID 6 memerlukan setidaknya empat disk.

  • RAID10 (Kinerja, Redundansi) - RAID Level 10 adalah RAID bersarang atau RAID hibrida. Mereka dibangun dengan mendistribusikan data melalui cermin set disk. Misalnya, jajaran RAID level 10 dibuat dari empat partisi RAID yang terdiri dari dua pasang cermin dari partisi striped. RAID 10 memerlukan setidaknya empat disk.

Dalam kebanyakan kasus, setidaknya titik kait berikut harus selalu dibuat:

/boot - 500 MB

Partisi ini berisi kernel sistem operasi, yang memungkinkan Fedora untuk boot. Ini juga berisi berkas lain yang digunakan selama proses bootstrap. Karena keterbatasan kebanyakan firmware, dianjurkan untuk menciptakan partisi standar kecil terpisah untuk direktori ini. Dalam kebanyakan skenario, partisi /boot 500 MB cukup.

Jika sistem Anda memiliki pengontrol RAID perangkat keras, berhati-hatilah bahwa beberapa jenis BIOS tidak mendukung boot darinya. Dalam hal ini, partisi /boot harus dibuat pada partisi di luar larik RAID, seperti pada hard drive terpisah.

Juga perhatikan bahwa direktori /boot tidak dapat ditempatkan pada volume logis LVM atau sub volume Btrfs. Gunakan partisi standar.

/ (root) - 10 GB

Di sinilah direktori root berada. Direktori root adalah tingkat paling atas struktur direktori. Secara default, semua berkas ditulis ke partisi ini kecuali partisi yang berbeda dikait di path yang ditulisi (misalnya, /boot atau /home). Jika Anda mengikuti skema yang direkomendasikan yang dijelaskan dalam bagian ini, ini akan menjadi partisi di mana sebagian besar paket perangkat lunak akan diinstal.

Untuk instalasi minimal, partisi root 5 GB akan cukup. Namun, untuk instalasi yang paling umum yang mencakup paket tambahan dan antarmuka pengguna grafis, partisi root harus minimal 10 GB; dengan 20 GB yang cukup untuk kasus penggunaan yang paling umum.

Titik kait / adalah puncak dari Linux Filesystem Hierarchy, dan disebut sebagai sistem berkas root, atau root. Direktori /root, terkadang diucapkan "slash-root", adalah direktori home untuk pengguna root.

/home - minimal 10 GB

Untuk menyimpan data pengguna secara terpisah dari data sistem, buat titik kait khusus untuk direktori /home. Ukuran partisi ini harus berdasarkan besarnya data yang akan disimpan secara lokal, banyaknya pengguna, dan sebagainya. Ini akan memungkinkan Anda untuk meningkatkan atau menginstal ulang Fedora tanpa menghapus berkas data pengguna. Selama instalasi, partisi /home terpisah akan dibuat jika ada 50 GB atau lebih ruang kosong untuk instalasi Fedora Anda.

Saat menggunakan Fedora sebagai workstation untuk penggunaan normal dengan lingkungan grafis, titik kait ini mesti mendapat jatah ruang disk terbanyak, karena kemungkinan akan memegang sebagian besar data (pengaturan pengguna, gambar, video, dll).

swap - berdasarkan parameter sistem Anda

Partisi swap mendukung memori virtual; data ditulis ke sana ketika tidak cukup RAM untuk menyimpan data yang sedang diproses oleh sistem. Ukuran partisi ini adalah fungsi dari beban kerja memori sistem, bukan total memori sistem, dan oleh karena itu tidak sama dengan ukuran memori sistem total. Oleh karena itu, penting untuk menganalisis sistem akan menjalankan aplikasi apa dan seberapa besar beban aplikasi tersebut yang akan dilayani dalam rangka untuk menentukan beban kerja memori sistem. Penyedia aplikasi dan pengembang harus dapat memberikan beberapa panduan.

Ketika sistem kehabisan ruang swap, kernel mengakhiri proses karena memori RAM sistem habis. Mengonfigurasi terlalu banyak ruang swap menyebabkan penyimpanan yang dialokasikan pada perangkat tetapi menganggur dan merupakan penggunaan sumber daya yang buruk. Terlalu banyak ruang swap juga dapat menyembunyikan kebocoran memori. Ukuran maksimum untuk partisi swap dan informasi tambahan lainnya dapat ditemukan di halaman manual mkswap(8).

Tabel di bawah ini memberikan ukuran yang direkomendasikan dari partisi swap tergantung pada jumlah RAM di sistem Anda dan apakah Anda ingin memori yang cukup untuk sistem Anda untuk hibernasi. Jika Anda membiarkan program instalasi mempartisi sistem Anda secara otomatis, ukuran partisi swap akan dibuat dengan menggunakan pedoman ini. Pengaturan partisi otomatis mengasumsikan hibernasi tidak digunakan, dan ukuran maksimum partisi swap dibatasi hingga 10% dari total ukuran hard drive. Jika Anda ingin mengatur cukup ruang swap untuk memungkinkan hibernasi, atau jika Anda ingin mengatur ukuran partisi swap lebih dari 10% dari ruang penyimpanan sistem, Anda harus menyunting tata letak partisi secara manual.

Table 2. Ruang Swap Sistem yang Direkomendasikan
Banyaknya RAM dalam sistem Ruang swap yang direkomendasikan Ruang swap yang direkomendasikan jika mengizinkan hibernasi

kurang dari 2 GB

2 kali besar RAM

3 kali besar RAM

2 GB-8 GB

Sama dengan besar RAM

2 kali besar RAM

8 GB-64 GB

0,5 kali besar RAM

1,5 kali besar RAM

lebih dari 64 GB

tergantung beban kerja

hibernasi tidak dianjurkan

Di perbatasan antara setiap rentang yang tercantum di atas (misalnya, sebuah sistem dengan RAM 2 GB, 8 GB, atau 64 GB), kebijaksanaan dapat dilakukan atas pilihan ruang swap dan dukungan hibernasi. Jika sumber daya sistem Anda memungkinkan untuk itu, meningkatkan ruang swap dapat menyebabkan kinerja yang lebih baik.

Mendistribusikan ruang swap pada beberapa perangkat penyimpanan - terutama pada sistem dengan drive, controller, dan antarmuka yang cepat - juga meningkatkan kinerja ruang swap.

Boot BIOS (1 MB) atau Partisi Sistem EFI (200 MB)

Boot loader GRUB2 dapat diinstal baik dalam Master Boot Record (MBR) atau GUID Partition Table (GPT) dari perangkat boot. Untuk menentukan metode mana yang digunakan, program penginstalan mempertimbangkan variasi berikut:

Sistem dengan firmware BIOS dan sistem UEFI dalam mode kompatibilitas BIOS

Jika disk telah diformat, skema partisi dipertahankan. Jika disk tidak diformat, atau Anda telah menghapus semua partisi yang ada dari disk, installer akan memilih berikut:

  • MBR jika ukuran disk kurang dari 2 TB (terabyte)

  • GPT jika ukuran disk lebih dari 2 TB

    Anda dapat memaksa penginstal untuk menggunakan GPT pada disk yang lebih kecil dari 2 TB dengan menggunakan opsi boot inst.gpt seperti yang dijelaskan dalam Opsi Boot. Namun, yang sebaliknya tidak mungkin - Anda tidak dapat menggunakan MBR pada disk yang lebih besar dari 2 TB.

    Anda perlu membuat partisi Boot BIOS dengan ukuran 1 MB untuk menginstal pada sistem dengan firmware BIOS jika disk yang berisi boot loader menggunakan GPT. Jika disk menggunakan MBR, partisi khusus tidak diperlukan pada sistem BIOS.

Sistem dengan firmware UEFI

Hanya GPT yang diperbolehkan pada sistem UEFI. Untuk menginstal pada disk yang diformat dengan MBR, itu harus diformat ulang dan dilabeli ulang. Semua data saat ini pada disk akan hilang.

Sistem berbasis UEFI memerlukan Partisi Sistem EFI setidaknya 50 MB (ukuran yang disarankan adalah 200 MB), terlepas dari skema partisi.

Jika sistem Anda membutuhkan baik partisi boot BIOS atau Partisi Sistem EFI berdasarkan persyaratan yang dijelaskan di atas, partisi ini harus dibuat sebagai partisi fisik standar. Itu tidak boleh berada pada volume LVM atau sub volume Btrfs.

Juga perhatikan bahwa jika sistem Anda tidak memerlukan partisi ini, mereka tidak akan ditampilkan dalam menu Sistem Berkas di opsi titik kait.

Banyak sistem memiliki partisi lebih dari minimum yang tercantum di atas. Pilih partisi berdasarkan kebutuhan khusus Anda. Lihat Saran tentang Partisi untuk informasi tambahan dan saran.

Hanya tetapkan kapasitas penyimpanan untuk partisi yang Anda butuhkan segera. Anda dapat mengalokasikan ruang bebas setiap saat, untuk memenuhi kebutuhan ketika mereka terjadi.

Jika Anda tidak yakin bagaimana cara terbaik untuk mengkonfigurasi partisi untuk komputer Anda, terima tata letak partisi default otomatis yang disediakan oleh program instalasi seperti yang dijelaskan dalam Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-storage-partitioning.

Advice on Partitions

Tidak ada cara terbaik untuk mempartisi setiap sistem; penyiapan optimal bergantung kepada bagaimana Anda berrencana untuk memakai sistem yang sedang diinstal. Namun, tips berikut mungkin membantu Anda menemukan tata letak optimal bagi kebutuhan Anda:

  • Pertimbangkan untuk mengenkripsi sebarang partisi dan volume yang mungkin memuat data sensitif. Enkripsi mencegah orang tanpa otorisasi mengakses data pada partisi, bahkan bila mereka punya akses ke peranti penyimpanan fisik. Dalam kebanyakan kasus, Anda mesti paling tidak mengenkripsi partisi /home, yang memuat data pengguna.

  • Dalam beberapa kasus, membuat titik kait terpisah untuk direktori selain /, /boot, dan /home mungkin berguna; sebagai contoh, pada suatu server yang menjalankan sebuah basis data MySQL, memiliki suatu titik kait terpisah untuk /var/lib/mysql memungkinkan Anda mempertahankan basis data selama instalasi ulang tanpa mesti memulihkan dari cadangan setelahnya. Namun, memiliki titik kait terpisah yang tidak perlu akan membuat administrasi penyimpanan lebih sulit.

  • Beberapa pembatasan khusus berlaku ke direktori tertentu terkait tata letak pemartisian mana mereka dapat ditempatkan. Khususnya, direktori /boot harus selalu ada pada suatu partisi fisik (bukan pada volume LVM atau sub volume Btrfs), dan /usr tidak bisa berada pada suatu sub volume Btrfs.

  • If you are new to Linux, consider reviewing the Linux Filesystem Hierarchy Standard at http://refspecs.linuxfoundation.org/FHS_2.3/fhs-2.3.html for information about various system directories and their contents.

  • Setiap kernel yang terpasang pada sistem Anda memerlukan kira-kira 20 MB pada partisi /boot. Ukuran partisi baku sebesar 500 MB untuk /boot mestinya cukup untuk kebanyakan penggunaan umum; naikkan ukuran partisi ini bila Anda berrencana untuk menyimpan banyak kernel yang terpasang pada saat yang sama.

  • Direktori /var menyimpan isi untuk sejumlah aplikasi, termasuk server web Apache, dan dipakai oleh manajer paket DNF untuk menyimpan sementara pembaruan paket yang diunduh. Pastikan bahwa partisi atau volume yang memuat /var punya paling tidak 3 GB.

  • Isi direktori /var biasanya sangat sering berubah. Ini dapat menyebabkan masalah dengan solid state drive (SSD) yang lebih tua, karena mereka dapat menangani sejumlah lebih sedikit siklus baca/tulis sebelum menjadi tak bisa dipakai. Bila root sistem Anda ada pada SSD, pertimbangkan untuk membuat titik kait terpisah untuk /var pada HDD (magnetik) klasik.

  • Direktori /usr memuat mayoritas perangkat lunak pada suatu instalasi Fedora umum. Maka partisi atau volume yang memuat direktori ini mesti paling tidak 5 GB untuk instalasi minimal, dan paling tidak 10 GB untuk instalasi dengan lingkungan grafis.

  • Bila /usr atau /var dipartisi terpisah dari sisa volume root, proses boot menjadi lebih kompleks karena direktori-direktori ini memuat komponen yang kritis untuk boot. Dalam beberapa situasi, seperti misalnya ketika direktori ini ditempatkan pada drive iSCSI atau lokasi FCoE, sistem mungkin tidak bisa boot, atau mungkin hang dengan kesalahan Peranti sibuk ketika dimatikan atau reboot.

    Keterbatasan ini hanya berlaku untuk /usr atau /var, tidak ke direktori di bawah mereka. Sebagai contoh, suatu partisi terpisah untuk /var/www akan bekerja tanpa masalah.

  • Pertimbangkan untuk membiarkan sebagian ruang dalam suatu grup volume LVM tidak dialokasikan. Ruang tak dialokasikan ini memberi Anda fleksibilitas bila kebutuhan ruang Anda berubah tapi Anda tidak ingin menghapus data dari volume lain. Anda juga dapat memilih tipe peranti Thin provisioning untuk partisi agar ruang yang tidak terpakai ditangani secara otomatis oleh volume.

  • Ukuran dari sistem berkas XFS tidak dapat dikurangi - bila Anda perlu membuat suatu partisi atau volume dengan sistem berkas ini yang lebih kecil, Anda mesti membackup data Anda, merusak sistem berkas, dan membuat yang baru yang lebih kecil menggantikannya. Maka, bila Anda berrencana untuk perlu memanipulasi pemartisian Anda nanti, Anda mesti memakai sistem berkas ext4 sebagai gantinya.

  • Gunakan Logical Volume Management (LVM) bila Anda mengantisipasi mengekspansi penyimpanan Anda dengan menambah lebih banyak hard disk setelah instalasi. Dengan LVM, Anda dapat membuat volume fisik pada drive baru, dan kemudian menugaskan mereka ke sebarang grup volume dan volume lojik sesuai kebutuhan - sebagai contoh, Anda dapat dengan mudah mengekspansi /home sistem Anda (atau sebarang direktori lain yang berada pada suatu volume lojik).

  • Membuat suatu partisi Boot BIOS atau suatu Partisi Sistem EFI mungkin perlu, bergantung pada firmware sistem Anda, ukuran drive boot, dan label disk drive boot. Lihat Skema Pemartisian Yang Disarankan untuk informasi tentang partisi ini. Perhatikan bahwa installer grafis tidak akan membiarkan Anda membuat Boot BIOS atau Partisi Sistem EFI bila sistem Anda tidak memerlukannya - dalam kasus itu, mereka akan disembunyikan dari menu.

  • Bila Anda perlu membuat sebarang perubahan ke konfigurasi penyimpanan Anda setelah instalasi, repositori Fedora menyediakan beberapa alat berbeda yang dapat membantu Anda melakukan ini. Bila Anda lebih suka alat baris perintah, cobalah system-storage-manager.

Kdump

This screen is disabled by default. To enable it during the installation, you must use the inst.kdump_addon=on option at the boot menu. See Advanced Installation Options for details, and Booting_the_Installation.adoc#sect-boot-menu for instructions on using custom boot options.

Gunakan layar ini untuk memilih apakah Kdump akan diaktifkan atau tidak pada sistem yang diinstal, dan berapa banyak memori yang akan dicadangkan untuk itu jika diaktifkan.

Layar konfigurasi Kdump
Figure 22. Kdump

Kdump adalah mekanisme pencurahan crash kernel yang, jika terjadi crash sistem, menangkap konten dari memori sistem pada saat terjadi kegagalan. Memori yang ditangkap ini kemudian dapat dianalisis untuk menemukan penyebab crash. Jika Kdump diaktifkan, itu harus memiliki sebagian kecil dari memori sistem (RAM) yang dicadangkan untuk dirinya sendiri. Memori yang dicadangkan ini tidak akan dapat diakses oleh kernel utama.

Untuk mengaktifkan Kdump pada sistem yang diinstal, centang Aktifkan. Kemudian, pilih salah satu pengaturan penyimpanan memori Otomatis atau Manual, dan jika Anda memilih`Manual`, masukkan banyaknya memori yang akan dicadangkan dalam megabyte ke dalam bidang Memori yang akan dicadangkan.

Banyaknya memori yang harus Anda cadangkan ditentukan berdasarkan arsitektur sistem Anda (misalnya AMD64 dan Intel  64 akan memiliki persyaratan yang berbeda dari IBM Power, misalnya) serta banyaknya total memori sistem. Dalam kebanyakan kasus, reservasi otomatis akan memuaskan. Jika Anda bersikeras pada pengaturan manual, lihat Red Hat Enterprise Linux 7 Kernel Crash Dump Guide untuk pedoman. Dokumen ini juga berisi informasi yang lebih mendalam tentang cara kerja Kdump, cara mengonfigurasi pengaturan tambahan, dan cara menganalisis crash dump yang disimpan.

Pembacaan Memori Sistem yang Dapat Dipakai di bawah bidang masukan reservasi menunjukkan berapa banyak memori yang akan dapat diakses ke sistem utama Anda setelah banyaknya RAM yang Anda pilih dicadangkan.

Pengaturan tambahan, seperti lokasi di mana kernel crash dump akan disimpan, hanya dapat dikonfigurasi setelah instalasi menggunakan antarmuka grafis system-config-kdump, atau secara manual di berkaskonfigurasi /etc/kdump.conf.

Setelah mengkonfigurasi pengaturan Kdump, klik Done di pojok kiri atas untuk kembali ke Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-installation-summary.

Jaringan & Nama Host

Layar Jaringan & Nama Host digunakan untuk mengkonfigurasi antarmuka jaringan. Opsi yang dipilih di sini akan tersedia selama instalasi (jika diperlukan untuk tugas-tugas seperti mengunduh paket dari lokasi yang jauh) dan pada sistem yang diinstal.

Network configuration is an expansive topic and many of the options available during the installation are beyond the scope of this document. For detailed information about networking, including both theoretical topics and specific instructions and examples, see the Fedora Networking Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/.

Layar Jaringan & Nama Host. Dalam panel kiri
Figure 23. Jaringan & Nama Host

Antarmuka yang dapat diakses secara lokal terdeteksi secara otomatis oleh program instalasi dan tidak dapat ditambahkan atau dihapus secara manual. Semua antarmuka yang terdeteksi tercantum di sisi kiri layar. Klik sebuah antarmuka dalam daftar untuk menampilkan konfigurasi saat ini (seperti alamat IP dan DNS); detailnya ditampilkan di sisi kanan layar.

Below the list of interfaces are two buttons. Use the + button to add a virtual network interface (Team, Bond or VLAN) as described in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-network-configuration-virtual-interface. To remove a previously created virtual interface, select it in the list and click the - button.

To change settings such as IP addresses, DNS servers, or routing configuration for an existing interface (both virtual and physical), select the interface in the left pane and click Configure in the bottom right corner of the screen. Available settings are described in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-network-configuration-advanced.

Gunakan saklar ON/OFF di pojok kanan atas untuk memfungsikan atau menonaktifkan antarmuka yang saat ini dipilih.

Di bawah daftar koneksi, masukkan nama host untuk komputer ini di ruas masukan Nama Host. Nama host dapat berupa fully-qualified domain name (FQDN) dalam format namahost.namadomain, atau nama host pendek tanpa nama domain. Banyak jaringan memiliki layanan Dynamic Host Configuration Protocol (DHCP) yang secara otomatis memasok sistem yang terhubung dengan nama domain; untuk mengizinkan layanan DHCP menetapkan nama domain ke mesin ini, hanya nyatakan nama host pendek.

Adding a Virtual Network Interface

Untuk menambahkan antarmuka jaringan virtual, klik tombol + di bagian bawah daftar antarmuka. Jendela baru akan terbuka, meminta Anda untuk memilih salah satu dari tiga jenis antarmuka virtual yang tersedia:

  • Bond - Bonding NIC (Network Interface Controller), sebuah metode untuk mengikat beberapa antarmuka jaringan fisik menjadi satu saluran tunggal.

  • Team - Teaming NIC, implementasi baru untuk agregasi link, dirancang untuk menyediakan driver kernel kecil untuk mengimplementasikan penanganan aliran paket dengan cepat, dan berbagai aplikasi untuk melakukan hal lain di ruang pengguna.

  • Vlan (Virtual LAN) - Metode untuk membuat beberapa domain broadcast berbeda yang saling terisolasi.

Select the interface type you want to add, and click Add. Another dialog window will open, allowing you to edit any available settings for your chosen interface type. For information about available settings, see the respective sections of the Fedora Networking Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/. Basic documentation is also available in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-network-configuration-advanced.

Untuk mengakses dialog pengaturan lagi setelah Anda menutupnya, pilih antarmuka yang sama dalam daftar antarmuka yang dikonfigurasi dan klik Konfigurasi di sudut kanan bawah layar. Untuk menghapus antarmuka virtual, pilih di daftar dan klik tombol - di bawah ini.

Editing Network Interface Configuration

This section only details the most important settings for a typical wired connection used during installation. Many of the available options do not have to be changed in most installation scenarios and are not carried over to the installed system. Configuration of other types of networks is broadly similar, although the specific configuration parameters may be different. To learn more about network configuration after installation, see the Fedora Networking Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/.

To configure a network connection manually, select that connection in the list on the left side of the screen, and click the Configure button. A dialog will appear that allows you to configure the selected connection. The configuration options presented depends on the connection type - the available options will be slightly different depending on whether it is a physical interface (wired or wireless network interface controller) or a virtual interface (Bond, Team or Vlan) which you previously configured in Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-network-configuration-virtual-interface.. A full description of all configuration settings for all connection types is beyond the scope of this document; see the Networking Guide for details.

Pilihan yang paling umum dan berguna dalam dialog konfigurasi adalah:

Memfungsikan atau menonaktifkan koneksi secara default

Di tab Umum pada dialog konfigurasi, Anda dapat memilih atau membatalkan pilihan kotak centang Secara otomatis tersambung ke jaringan ini saat tersedia untuk membolehkan atau menolak sambungan ini agar tersambung secara default. Ketika diaktifkan pada koneksi kabel, ini berarti sistem biasanya akan menghubungkan selama startup (kecuali jika Anda mencabut kabel jaringan); pada koneksi nirkabel, itu berarti bahwa antarmuka akan mencoba untuk terhubung ke jaringan nirkabel yang dikenal dalam jangkauan.

Selain itu, Anda dapat mengizinkan atau melarang semua pengguna pada sistem menyambung ke jaringan ini menggunakan opsi Semua pengguna dapat menyambung ke jaringan ini. Jika Anda menonaktifkan opsi ini, hanya root yang dapat terhubung ke jaringan ini.

Tidak mungkin untuk hanya memungkinkan pengguna tertentu selain root untuk menggunakan antarmuka ini, karena tidak ada pengguna lain yang dibuat pada saat ini selama instalasi. Jika Anda memerlukan koneksi untuk pengguna yang berbeda, Anda harus mengkonfigurasinya setelah instalasi.

Menyiapkan pengaturan IPv4 atau IPv6 statis

Secara default, IPv4 dan IPv6 diatur ke konfigurasi otomatis tergantung pada pengaturan jaringan saat ini. Ini berarti bahwa alamat seperti alamat IP lokal, alamat DNS, dan pengaturan lainnya akan dideteksi secara otomatis setiap kali antarmuka terhubung ke jaringan. Dalam banyak kasus, ini cukup, tetapi Anda juga dapat memberikan konfigurasi statis masing-masing di Pengaturan IPv4 dan Pengaturan IPv6.

Untuk mengatur konfigurasi jaringan statis, navigasikan ke salah satu tab pengaturan dan pilih metode selain Otomatis (misalnya, Manual) dari menu drop-down Metode. Ini akan memfungsikan ruas Alamat di bawah ini.

Dalam tab Pengaturan IPv6, Anda juga dapat mengatur metode menjadi Abaikan untuk menonaktifkan IPv6 pada antarmuka ini.

Kemudian, klik Tambah di sisi kanan dan tambahkan satu set pengaturan: Alamat, Netmask (untuk IPv4), Prefiks (untuk IPv6), dan Gateway.

Ruas Server DNS menerima satu atau beberapa alamat IP server DNS - misalnya, 9.9.9.9,8.8.4.4.

Opsi terakhir di kedua tab adalah Memerlukan pengalamatan IPvX untuk sambungan ini agar lengkap. Pilih opsi ini di tab IPv4 untuk hanya mengizinkan koneksi ini jika IPv4 berhasil; prinsip yang sama berlaku untuk pengaturan ini di tab IPv6. Jika opsi ini tetap dinonaktifkan untuk IPv4 dan IPv6, antarmuka akan dapat terhubung jika konfigurasi berhasil pada salah satu protokol IP.

Mengonfigurasi rute

Pada tab Pengaturan IPv4 dan Pengaturan IPv6, klik tombol Rute di pojok kanan bawah untuk mengonfigurasi pengaturan perutean untuk protokol IP tertentu pada sebuah antarmuka. Sebuah dialog baru akan terbuka, memungkinkan Anda untuk Menambah rute tertentu.

Jika Anda mengonfigurasi setidaknya satu rute statis, Anda dapat menolak semua rute yang tidak dikonfigurasi secara khusus di sini dengan mengaktifkan Abaikan rute yang diperoleh secara otomatis.

Pilih Gunakan sambungan ini hanya untuk sumber daya pada jaringan untuk mencegah sambungan ini menjadi rute default. Pilihan ini dapat dipilih bahkan jika Anda tidak mengkonfigurasi rute statis. Mengaktifkan opsi ini berarti bahwa rute ini hanya akan digunakan bila diperlukan untuk mengakses sumber daya tertentu, seperti halaman intranet yang memerlukan koneksi lokal atau VPN. Rute (default) lain akan digunakan untuk sumber daya yang tersedia untuk umum jika memungkinkan. Perhatikan bahwa tidak seperti rute tambahan yang dikonfigurasi dalam dialog ini, pengaturan ini akan ditransfer ke sistem diinstal. Perhatikan juga bahwa opsi ini hanya berguna bila lebih dari satu antarmuka dikonfigurasi.

Setelah selesai mengonfigurasi setelan perutean antarmuka, klik OK untuk kembali ke dialog konfigurasi.

Once you finish configuring the interface, click Save in the configuration window’s bottom right corner to save your settings and return to Installing_Using_Anaconda.adoc#sect-installation-gui-network-configuration.

Kemajuan Konfigurasi dan Instalasi

Layar Konfigurasi ditampilkan setelah Anda selesai mengonfigurasi semua butir yang diperlukan dalam Ringkasan Instalasi dan menekan tombol Mulai instalasi. Setelah titik ini, proses instalasi benar-benar mulai dan perubah sedang dibuat ke disk yang Anda pilih. Tidak mungkin kembali ke Ringkasan Instalasi dan mengubah sebarang pengaturan yang dikonfigurasi di sana; bila Anda perlu melakukan itu, Anda mesti menunggu berakhirnya proses instalasi, boot ulang sistem Anda, log masuk dan mengubah pengaturan Anda pada sistem yang diinstall.

Layar Konfigurasi. Dua layar lagi di bagian atas memerlukan konfigurasi. Kemajuan instalasi ditampilkan di dasar.
Figure 24. Kemajuan Konfigurasi dan Instalasi

Di bagian puncak layar, tersedia dua opsi tambahan, memungkinkan Anda mengonfigurasi pengaturan autentikasi - kata sandi root dan akun pengguna tambahan. Mengonfigurasi kata sandi root diperlukan untuk menyelesaikan instalasi; membuat suatu akun pengguna dapat dilewati. Bila Anda begitu, Anda akan ditanyai untuk membuat akun pengguna non-root setelah instalasi berakhir dan sistem Anda di-boot ulang.

Dasar layar menunjukkan bilah kemajuan dan suatu pesan yang memberitahu Anda kemajuan saat ini dari instalasi. Ketika instalasi berakhir dan kata sandi root telah diatur, Anda dapat menekan tombol Akhiri konfigurasi untuk mem-boot ulang komputer Anda dan log masuk ke sistem Fedora yang baru saja diinstall.

Sebelum Anda mengakhiri instalasi dan reboot, lepaskan media (CD, DVD, atau drive USB) yang Anda pakai untuk mengawali instalasi, atau pastikan bahwa sistem Anda mencoba boot dari hard drive sebelum mencoba media lepasan. Jika tidak, komputer Anda akan memulai installer lagi bukannya menjalankan sistem yang diinstal.

Kata Sandi Root

Layar Kata Sandi Root digunakan untuk mengkonfigurasi kata sandi root untuk sistem Anda. Kata sandi ini akan digunakan untuk masuk ke akun administrator (juga dikenal sebagai pengguna super), yang digunakan untuk tugas administrasi sistem seperti menginstal dan memperbarui paket perangkat lunak dan mengubah konfigurasi seluruh sistem seperti pengaturan jaringan dan firewall, opsi penyimpanan, dan penambahan atau memodifikasi izin pengguna, grup, dan berkas.

Akun root akan selalu dibuat selama instalasi. Namun, Anda harus selalu juga membuat akun pengguna normal di Membuat Pengguna dan memakai akun itu untuk masuk ke sistem. Hanya beralih ke akun administrator ketika Anda perlu melakukan tugas yang memerlukan akses administrator.

The root account has complete control over the system. If an unauthorized person gains access to this account, they can access or delete all users' personal files or otherwise exploit the machine for their own nefarious purposes. See the Fedora Security Guide, available at http://docs.fedoraproject.org/, for detailed documentation about account security and guidelines for choosing a strong password.

Layar Kata Sandi Root. Gunakan ruas masukan teks untuk memberikan kata sandi root Anda.
Figure 25. Kata Sandi Root

Setelah Anda memilih kata sandi yang kuat, masukkan di ruas Kata Sandi Root. Karakter yang Anda tulis akan ditampilkan sebagai titik untuk keamanan. Kemudian, ketikkan kata sandi yang sama ke dalam bidang Konfirmasi untuk memastikan Anda memasukkannya dengan benar. Kedua kata sandi yang dimasukkan harus sama.

Ketika Anda memasukkan kata sandi, itu akan dievaluasi dan penginstal akan menentukan kekuatan kata sandi. Jika pemasang menganggap kata sandi Anda lemah, sebuah pesan akan muncul di bagian bawah layar, menjelaskan aspek kata sandi pilihan Anda yang dianggap tidak cukup. Sebagai contoh:

Kata sandi yang Anda berikan lemah: Kata sandi kurang dari 5 karakter.

Jika pesan yang mirip dengan di atas muncul, sangat disarankan untuk memilih kata sandi yang berbeda dan lebih kuat.

Setelah Anda mengonfigurasi kata sandi pengguna super, klik Selesai di sudut kiri atas untuk kembali ke Kemajuan Konfigurasi dan Instalasi. Jika Anda memilih kata sandi yang lemah, Anda harus menekan tombol dua kali.

Membuat Pengguna

Layar Buat Pengguna dapat digunakan untuk membuat dan mengonfigurasi satu akun pengguna normal (non-root) selama instalasi. Hanya satu akun pengguna yang dapat dikonfigurasi di sini; jika Anda memerlukan lebih banyak akun, tunggu sampai instalasi selesai, reboot sistem Anda dan kemudian buat akun lain menggunakan perintah useradd di terminal, atau utilitas grafis untuk mengelola akun pengguna (misalnya, layar Pengguna di menu Pengaturan di GNOME).

Membuat akun pengguna normal tidak diperlukan untuk menyelesaikan instalasi; namun, sangat disarankan. Jika Anda tidak membuatnya, Anda harus masuk ke sistem sebagai root secara langsung, yang tidak disarankan.

Layar Pembuatan. Gunakan ruas masukan teks untuk membuat suatu akun pengguna dan mengonfigurasi pengaturannya.
Figure 26. Membuat Pengguna

Untuk mengkonfigurasi akun pengguna, isi Nama lengkap (misalnya, John Smith) dan Nama pengguna (misalnya,` jsmith`). nama pengguna akan digunakan untuk login dari baris perintah; jika Anda menginstal lingkungan grafis, maka manajer login grafis Anda akan menggunakan Nama lengkap.

Pastikan bahwa kotak centang Memerlukan kata sandi untuk menggunakan akun ini diaktifkan, masukkan kata sandi yang ingin Anda gunakan untuk akun ini ke dalam ruas Kata Sandi. Karakter yang Anda tulis akan ditampilkan sebagai titik untuk keamanan. Kemudian, ulangi kata sandi yang sama di bidang Konfirmasi kata sandi di bawah untuk memastikan Anda memasukkannya dengan benar. Kedua kata sandi yang dimasukkan harus sama.

Ketika Anda memasukkan kata sandi, itu akan dievaluasi dan penginstal akan menentukan kekuatan kata sandi. Jika pemasang menganggap kata sandi Anda lemah, sebuah pesan akan muncul di bagian bawah layar, menjelaskan aspek kata sandi pilihan Anda yang dianggap tidak cukup. Sebagai contoh:

Kata sandi yang Anda berikan lemah: Kata sandi kurang dari 5 karakter.

Jika pesan yang mirip dengan di atas muncul, sangat disarankan untuk memilih kata sandi yang berbeda dan lebih kuat.

Kotak centang Jadikan pengguna ini administrator memberi pengguna yang Anda buat hak administratif (dengan menambahkan pengguna ini ke grup wheel), memungkinkan pengguna ini untuk menggunakan perintah sudo untuk melakukan tugas yang biasanya hanya tersedia untuk root hanya menggunakan kata sandi pengguna, bukan kata sandi root. Ini mungkin lebih nyaman, tetapi juga dapat menimbulkan risiko keamanan.

Jika Anda memberikan hak administrator kepada pengguna, pastikan akun dilindungi oleh kata sandi yang kuat. Jangan pernah memberikan hak istimewa administrator pengguna tanpa memerlukan kata sandi apa pun untuk akun tersebut.

See the Fedora Security Guide, available at the http://docs.fedoraproject.org/, for detailed information about password security including guidelines for selecting strong passwords.

Untuk pengaturan tambahan, klik tombol Tingkat Lanjut di bawah ruas masukan kata sandi. Jendela dialog baru berjudul Konfigurasi Pengguna Lanjutan akan terbuka. Dialog ini dijelaskan di bagian berikut.

Advanced User Configuration

Dialog Konfigurasi Pengguna Lanjutan memungkinkan Anda mengubah pengaturan-pengaturan berikut untuk akun pengguna baru.

Pengaturan lanjutan bagi akun pengguna baru.
Figure 27. Konfigurasi Pengguna Lanjutan
  • Directori rumah pengguna (nilai baku /home/username).

  • ID pengguna (UID). Nilai baku adalah 1000. UID 0-999 dicadangkan oleh sistem sehingga mereka tidak dapat diberikan ke suatu pengguna.

  • ID grup (GID) dari grup baku pengguna. Nama grup baku akan sama dengan nama pengguna, dan GID bakunya adalah 1000. GID 0-999 dicadangkan oleh sistem sehingga mereka tidak dapat diberikan ke grup pengguna.

  • Keanggotaan grup pengguna. Akun pengguna yang Anda buat akan selalu memiliki satu keanggotaan grup baku (grup baku pengguna dengan ID yang ditetapkan di ruas Tentukan ID grup secara manual). Dalam ruas Keanggotaan Grup, Anda dapat menentukan grup tambahan sebagai daftar yang dipisahkan koma. Grup yang belum ada akan dibuat; Anda dapat menentukan GID khusus untuk mereka dalam tanda kurung. Jika Anda tidak menentukan GID khusus untuk grup baru, itu akan ditetapkan secara otomatis.